Meskipun sukses mempersembahkan gelar juara liga pada musim pertamanya, performa Liverpool di musim kedua ini dinilai mengalami penurunan signifikan yang memicu spekulasi mengenai masa depan sang pelatih.
Liverpool saat ini tertahan di posisi keenam klasemen sementara, tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Setelah tersingkir dari kompetisi Piala EFL dan perlombaan gelar juara, fokus utama The Reds kini beralih sepenuhnya untuk mengamankan posisi empat besar demi tiket kompetisi Eropa.
Perbandingan dengan Era Jurgen Klopp
Dalam sebuah pernyataan, Rooney menyoroti aspek karisma dan pengaruh personal Slot yang dianggap tidak sekuat pendahulunya, Jurgen Klopp.
Rooney berpendapat bahwa beban sejarah yang ditinggalkan Klopp menjadi tantangan berat yang hingga kini belum mampu diatasi oleh Slot.
“Aneh bukan, ketika Anda berbicara tentang Slot yang sedang menjalani audisi untuk mempertahankan pekerjaannya padahal dia baru saja memenangkan Liga Premier," ujar Rooney membuka analisisnya.
Mantan penyerang Manchester United itu menambahkan, "Saya telah bertemu dengannya beberapa kali, tetapi saya rasa, untuk Liverpool, dia tidak memiliki aura itu – dan mungkin itu karena Liverpool baru saja keluar dari era Jurgen Klopp sebagai manajer – sulit bagi siapa pun untuk melakukan itu, tetapi saya rasa tidak ada aura itu padanya.”
Ancaman Pemecatan di Tengah Tekanan
Meskipun baru saja membawa trofi Liga Inggris ke Anfield musim lalu, Rooney menilai manajemen klub tidak akan ragu untuk mengambil keputusan ekstrem jika Slot gagal membawa tim kembali ke zona papan atas di akhir musim.
“Saya telah berbicara dengan para manajer, dan saya tahu mereka terkadang bisa sulit, tetapi jika dia tidak membawa mereka ke lima besar di Liga Premier, dia pasti akan pergi. Gila untuk mengatakan itu ketika dia baru saja memenangkan Liga Premier,” tutur Rooney menegaskan besarnya tekanan di klub sebesar Liverpool.
Liverpool kini menghadapi jadwal krusial dalam upaya mereka menembus zona Eropa. The Reds dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Manchester United pada 2 Mei, menjamu Chelsea di Anfield pada 9 Mei, dan menghadapi Aston Villa di kandang lawan pada 17 Mei mendatang.
Hasil dari rangkaian pertandingan pekan terakhir ini diprediksi akan menjadi penentu apakah manajemen klub masih akan mempercayakan kursi kepelatihan kepada Arne Slot untuk musim depan.