Pemain internasional Spanyol tersebut mengakui bahwa dirinya nyaris meninggalkan Camp Nou untuk bergabung dengan klub milik pengusaha Indonesia tersebut pada Januari 2025.
Meski kesepakatan tersebut hampir terealisasi, Garcia pada akhirnya tetap bertahan bersama Blaugrana. Kini, sang pemain mengungkapkan alasan di balik kegagalan transfer tersebut serta dampaknya terhadap kariernya saat ini.
Peran Krusial Laga Kontra Benfica
Garcia menjelaskan bahwa penampilannya dalam kompetisi Liga Champions menjadi faktor penentu yang mengubah garis nasibnya di Barcelona. Penampilan solidnya dalam laga krusial tersebut meyakinkan manajemen dan pelatih untuk mempertahankannya di skuad utama.
"Ada saatnya saya tampaknya akan pindah ke Como, tetapi pertandingan melawan Benfica mengubah semuanya. Jika dilihat kembali, saya dapat mengatakan bahwa itu adalah keputusan terbaik untuk tetap tinggal," katanya kepada Sport.
Dalam pertandingan Liga Champions yang berlangsung sengit tersebut, Barcelona berhasil menumbangkan Benfica dengan skor tipis 5-4. Garcia turut menyumbangkan satu gol yang krusial bagi kemenangan tim.
Menjadi Pilihan Utama Hansi Flick
Keputusan untuk bertahan terbukti membuahkan hasil positif bagi pemain berusia 24 tahun tersebut. Sejak momen kemenangan atas Benfica, kepercayaan pelatih Hansi Flick terhadap Garcia meningkat secara signifikan.
Mantan bek Manchester City ini kini berhasil mengamankan posisinya sebagai salah satu pilihan utama di lini pertahanan Flick.
Transformasi ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya, setidaknya untuk musim ini, mengingat perannya yang semakin vital dalam skema permainan taktis yang diterapkan oleh pelatih asal Jerman tersebut.
Editor : Redaksi Lombok Post