LombokPost - Hanya 5 persen kemungkinan AC Milan meraih Scudetto, angka itu dikeluarkan salah satu lembaga setelah selisih poin dengan Inter Milan sebagai pemuncak klasemen menjadi 10 poin.
Jarak yang sangat jauh itu hanya bisa dilampaui jika Inter Milan mengalami 4 kekalahan, dan AC Milan terus menang.
Sebuah hal yang nyaris mustahil terjadi, meski secara matematika bisa saja.
Hal tak mengenakkan lain selain Inter Milan yang semakin nyaman di puncak adalah hasil buruk kontra Parma didapat saat AC Milan mengenalkan jersey ke-4.
Sudah tampil beda dan berani, tapi sayangnya belum membawa tuah, malah kalah setelah rekor panjang musim ini.
Alih-alih jadi simbol keberuntungan, justru jersey keempat terasa buntung di laga perdananya.
Desainnya mungkin fresh dan eksklusif, tapi hasil di lapangan tetap jadi tolok ukur utama, bukan sekadar jersey merah menyala yang eye cathing.
Dalam sepak bola, estetika tak pernah lebih penting dari efektivitas, AC Milan bisa saja tampil dengan jersey baru, tapi yang dibutuhkan tetap performa dan kemenangan.
Masalah berikutnya terkait keran gol seret, topskor sementara AC Milan Christian Pulisic.
Baca Juga: Kembali ke Setelan Pabrik, AC Milan Lemah Melawan Tim Papan Bawah
Dia belum pecah telur di 2026, delapan laga, 360 menit, nol gol bagi AC Milan.
Angka yang mulai jadi sorotan di tengah kebutuhan AC Milan akan kreativitas dan finishing di sepertiga akhir. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic