Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Alasan Thomas Tuchel Tak Panggil Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris

Redaksi Lombok Post • Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:25 WIB

Sejak resmi bergabung pada akhir Mei 2025, Trent Alexander-Arnold diharapkan mampu menjadi suksesor Dani Carvajal. (Foto: instagram)
Sejak resmi bergabung pada akhir Mei 2025, Trent Alexander-Arnold diharapkan mampu menjadi suksesor Dani Carvajal. (Foto: instagram)
LombokPost– Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, memberikan penjelasan terkait keputusannya tidak memanggil Trent Alexander-Arnold untuk laga persahabatan mendatang melawan Uruguay dan Jepang.

Pemain berusia 27 tahun tersebut tercatat belum pernah membela The Three Lions sejak Tuchel mengambil alih kepemimpinan pada awal tahun 2025. Kondisi ini memicu spekulasi mengenai peluang bek Real Madrid tersebut untuk menembus skuad Piala Dunia 2026.

Meskipun musim debutnya di Santiago Bernabeu sempat terganggu cedera, Alexander-Arnold sebenarnya telah pulih sejak Februari dan telah mencatatkan sembilan penampilan di semua kompetisi.

Tuchel menegaskan bahwa keputusannya tidak didasarkan pada keraguan terhadap kemampuan teknis Alexander-Arnold. Mantan pelatih Bayern Muenchen tersebut mengaku sangat memahami ancaman yang bisa diberikan sang pemain di lapangan.

“I tahu betul apa yang bisa ditawarkan Trent kepada kami. Saya sering bermain melawannya dan menderita ketika dia bermain melawan tim saya bersama Liverpool. Jadi saya tahu betul tentang kekuatannya dan apa yang bisa dia berikan,” ujar Tuchel memberikan keterangan resmi.

Namun, pelatih asal Jerman tersebut menekankan pentingnya konsistensi dan persaingan sehat di dalam kamp latihan saat ini.

“Namun saat ini, kami memiliki bukti betapa bagusnya performa kami di bulan September, Oktober, November, dan para pemain yang berada di kamp untuk posisi bek kanan, mereka harus berjuang untuk mendapatkan tempat mereka, mereka harus bersaing, mereka harus menunjukkan lagi bahwa mereka pantas mendapatkannya,” tambahnya.

 

Selain Alexander-Arnold, beberapa nama besar seperti Ollie Watkins dan Luke Shaw juga tidak masuk dalam daftar panggil kali ini. Tuchel menyebut bahwa mencoret nama-nama populer merupakan bagian tersulit dari pekerjaannya.

“I tahu ini adalah keputusan sulit bagi Trent, seperti halnya bagi Ollie Watkins saat ini dan bagi Luke Shaw. Keputusan sulit ini adalah bagian dari pekerjaan. Ini adalah keputusan olahraga,” tutur Tuchel.

Tuchel memilih untuk mempertahankan nama-nama seperti Quansah, Livramento, dan Spence di posisi bek kanan. Di sektor penyerangan, ia juga lebih memilih untuk memantau Dominic Solanke dan Dominic Calvert-Lewin guna mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai kedalaman skuadnya.

“Saya tahu ini keputusan yang sulit. Saya tahu ini nama besar. Saya pikir dia memiliki bakat luar biasa dan karier yang cemerlang, tetapi saya merasa tahu apa yang bisa diberikan Trent kepada kami dan memutuskan untuk tetap mempertahankan pemain yang sudah ada di kamp pelatihan,” pungkasnya.

Langkah berani Tuchel ini menunjukkan bahwa reputasi besar tidak lagi menjadi jaminan tempat utama di timnas Inggris, melainkan performa terkini dan kecocokan dengan sistem yang tengah dibangun menuju turnamen besar mendatang.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#thomas tuchel #the three lions #trent alexander-arnold