LombokPost - Mantan pemain AC Milan Christian Panucci menyoroti persoalan yang tengah dihadapi mantan klubnya.
Menurutnya, penyerang nomor sembilan yang menentukan memang kurang di AC Milan.
Christian Panucci juga beranggapan, Rossoneri AC Milan melakukan beberapa kesalahan di bursa transfer lalu.
Baca Juga: Pilihan AC Milan, Striker Top Mahal, Realistis Cari yang Murah, atau Manfaatkan yang Sudah Ada
"Dua pemain seharga € 70 juta (Ardon Jashari dan Christopher Nkunku) terus-menerus duduk di bangku cadangan," ujarnya.
Menurutnya, seperti yang pernah dikatakan Fabio Capello, akan lebih baik untuk mendatangkan satu pemain top daripada dua pemain rata-rata cadangan seperti Ardon Jashari dan Christopher Nkunku.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri menyadari hal itu, dan dia pun bereksperimen dengan Rafael Leao.
Menurut Christian Panucci, bintang AC Milan Rafael Leao bisa bermain sebagai penyerang false nine.
Gayanya juga cocok untuk menghadapi tipe bek yang ada di Italia saat ini, tetapi dia jelas pemain yang tidak biasa.
Dan bukan sebuah kebetulan bahwa ketika dia kesulitan menerima bola, Rafael Leao cenderung bergerak melebar ke kiri, karena memang itulah posisi sejatinya.
Baca Juga: 4 Pemain AC Milan Ini Nilai Pasarnya Melonjak
Dia lantas mengingatkan, Rafael Leao adalah seorang pemain yang tidak konsisten.
Tetapi ketika dia sedang dalam performa terbaiknya, pemain AC Milan berkebangsaan Portugal itu akan membuat perbedaan.
Christian Panucci melanjutkan, sudah saatnya berhenti mengatakan bahwa Rafael Leao adalah fenomena ketika mencetak gol dan tidak berguna ketika bermain buruk, dia memang tidak konsisten.
Terlepas dari masalah itu, AC Milan telah menunjukkan konsistensi yang lebih baik dalam aspek lain.
Berkat pragmatisme Massimiliano Allegri, AC Milan mungkin tidak mengesankan dengan gaya permainan mereka, tetapi secara mental mereka telah melangkah maju dibandingkan musim-musim sebelumnya. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic