LombokPost - Kabar mengejutkan datang dari Emirates Stadium menjelang akhir musim yang krusial. Manajer Arsenal Mikel Arteta, dilaporkan sudah memberikan restu bagi salah satu bintangnya, Gabriel Jesus, untuk angkat kaki. Penyerang asal Brasil tersebut kini masuk dalam daftar jual utama dalam skema bursa transfer Arsenal musim panas mendatang.
Langkah berani ini diambil saat Arsenal tengah berada di puncak performa. Saat ini, Meriam London unggul enam poin di puncak klasemen Liga Inggris dan selangkah lagi menuju final Liga Champions. Meski demikian, manajemen klub tetap fokus menatap masa depan dengan rencana perombakan skuad yang melibatkan pelepasan Gabriel Jesus.
Menurut laporan, raksasa Italia AC Milan menjadi klub yang paling serius memburu tanda tangan mantan pemain Manchester City tersebut. Ketertarikan Milan pada Gabriel Jesus sebenarnya sudah tercium dalam beberapa jendela transfer terakhir. Kini, klub asuhan Max Allegri itu percaya diri bisa segera mengamankan kesepakatan dalam bursa transfer kali ini.
Baca Juga: Arsenal Temukan Kembaran Bukayo Saka di Ajax Amsterdam, Harganya Rp 1,3 Triliun!
Namun, Milan tidak sendirian. Newcastle United dikabarkan siap menantang Rossoneri demi menjaga Gabriel Jesus tetap merumput di Liga Inggris. Newcastle yang sedang dalam proses pembangunan ulang skuad sangat membutuhkan sosok striker berpengalaman untuk menggantikan Yoanne Wissa yang mulai tersisih. Situasi ini membuat persaingan memperebutkan pemain Arsenal tersebut semakin memanas.
Keputusan Mikel Arteta melepas Gabriel Jesus bukan tanpa alasan. Faktor cedera yang sering kambuh membuat performa pemain berusia 29 tahun itu merosot drastis. Namanya kini mulai terpinggirkan dari skuad utama Arsenal. Mikel Arteta lebih sering mempercayakan posisi ujung tombak kepada Kai Havertz atau rekrutan anyar, Viktor Gyokeres.
Sejak bergabung dengan Arsenal pada 2022 dengan nilai transfer £50 juta, catatan gol Gabriel Jesus dianggap belum memenuhi ekspektasi besar publik London Utara. Tercatat, ia hanya mengemas 31 gol dari 122 penampilan. Statistik inilah yang memicu spekulasi bahwa sang striker sudah tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub, sehingga berita mengenai kepergiannya kian santer terdengar.
Baca Juga: Kepincut 'Sang Penghancur', Arsenal Siap Boyong Eli Junior Kroupi dari Bournemouth!
Kontrak Gabriel Jesus di Arsenal sebenarnya masih tersisa hingga 2027. Namun, pihak klub lebih memilih untuk segera mengakhiri kerja sama guna meringankan beban gaji. Dengan melepas Jesus, Arsenal akan memiliki ruang finansial yang lebih besar untuk mendatangkan pemain baru yang lebih segar dan sesuai dengan kebutuhan taktik Mikel Arteta di musim depan.
Musim panas ini dipandang sebagai momen yang paling pas bagi semua pihak untuk berpisah. Bagi Gabriel Jesus, pindah ke AC Milan bisa menjadi kesempatan untuk membangkitkan kariernya di kompetisi yang berbeda. Sementara bagi Arsenal, hasil penjualan ini akan sangat berguna untuk memperkuat kedalaman skuad dalam perburuan trofi-trofi bergengsi di masa depan.
Editor : Pujo Nugroho