Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Anomali AC Milan Selepas Paolo Maldini Hengkang, From Hero to Zero

Prihadi Zoldic • Selasa, 5 Mei 2026 | 07:13 WIB
Nomor keramat di AC Milan milik Paolo Maldini yang sudah dipensiunkan, dia membawa kejayaan saat berstatus pemain dan saat ada di jajaran manajemen. (Istimewa)
Nomor keramat di AC Milan milik Paolo Maldini yang sudah dipensiunkan, dia membawa kejayaan saat berstatus pemain dan saat ada di jajaran manajemen. (Istimewa)

 

LombokPost - From zero to hero adalah ungkapan yang sering terlontar untuk suatu kondisi yang sebelumnya bukan siapa-siapa, namun berubah jadi pihak berjasa atau pihak yang menang. 

Namun kondisi AC Milan adalah sebaliknya, from hero to zero, tom yang sebelumnya begitu kuat, kini terus melemah, kehilangan kemampuan juara. 

Tengoklah perjalanan AC Milan dalam beberapa musim terakhir. 

Baca Juga: Manchester United di Antara 2 Pilihan Striker AC Milan, Rafael Leao atau Christian Pulisic

Pada musim 2021-2022, AC Milan adalah juara Italia, ini adalah puncak kejayaan terakhir yang diraih. 

Musim Serie A berikutnya, 2022-2023, terjadi peralihan kepemilikan AC Milan, dari Elliott Management Corporation ke RedBird Capital Partners. 

Hasilnya AC Milan meraih 0 trofi, dan Paolo Maldini, legenda klub yang turut berjasa mengantarkan Scudetto terakhir saat duduk di jajaran manajemen memutuskan keluar dari klub. 

Baca Juga: Meski Jarang Main, 2 Gelandang AC Milan, Samuele Ricci dan Ardon Jashari Tetap Tidak Dijual

Adakah perbaikan di tahun berikutnya? 2023-2024 lagi-lagi AC Milan tanpa gelar. 

Perayaan scudetto ke 19 AC Milan beberapa tahun lalu, kini klub belum mampu mengulangi hal itu. (Istimewa)
Perayaan scudetto ke 19 AC Milan beberapa tahun lalu, kini klub belum mampu mengulangi hal itu. (Istimewa)

 

Beralih ke musim 2024-2025, AC Milan sempat memenangkan Supercoppa yang sejatinya semacam turnamen mini hiburan saja, tapi di musim itu finish peringkat 8 liga. 

Sebuah catatan memalukan bagi klub penuh sejarah seperti AC Milan. 

Baca Juga: Tampil Buruk, AC Milan Kalah Memalukan, Masa Depan Rafael Leao Semakin Tak Menentu

Bagaimana dengan musim 2025-2026 kali ini? AC Milan kembali tanpa trofi, meski sudah mendatangkan pelatih baru Massimiliano Allegri. 

Kini AC Milan memang mash duduk d pringkat 3 klase, namun melihat sejumlah laga akhir, begitu banyak catatan minor yang dibukukan. 

Secara garis besar, AC Milan bergerak dari juara, tanpa konsistensi, pergantian manajemen, arah baru, trofi minim, yang mengakibatkan tekanan terus meningkat. 

Baca Juga: Ini Prediksi Opta tentang Peluang AC Milan Lolos Liga Champions

Perayaan scudetto ke 19 AC Milan beberapa tahun lalu, ini masih jadi scudetto terakhir klub. (Istimewa)
Perayaan scudetto ke 19 AC Milan beberapa tahun lalu, ini masih jadi scudetto terakhir klub. (Istimewa)

 

Semenjak ditinggal Paolo Maldini, bukannya membaik, malah semakin minim prestasi, sehingga wajar AC Milan kini disebut from hero to zero. (yuk) 

Editor : Prihadi Zoldic
#ac milan #paolo maldini