LombokPost - Pengamat sepak bola Italia Peppe Di Stefano kembali menyoroti situasi di AC Milan.
Dia mengatakan ketidaksukaannya pada kondisi AC Milan, atas bagaimana selama bertahun-tahun, kesalahan selalu diarahkan ke sosok tertentu.
Misalnya pelatih AC Milan seperti menyalahkan pelatih Stefano Pioli, Sergio Conceicao, Paulo Fonseca, dan kini Massimiliano Allegri yang kerap dikambinghitamkan.
Baca Juga: Atalanta Jadi Hambatan Selanjutnya Perjuangan AC Milan Kembali ke Liga Champions
Atau juga simbol AC Milan secara tim seperti Davide Calabria dan Theo Hernández, dan kini Rafael Leao atau Christian Pulisic.
"Kamu tidak butuh kambing hitam, kamu butuh solusi," tegas Peppe Di Stefano terkait kondisi AC Milan saat ini.
Inti pesannya jelas, masalah AC Milan bukan satu individu tertentu.
Baca Juga: Pergerakan Transfer AC Milan Berpotensi Berantakan jika Tak Lolos Liga Champions
Terlalu sering menyalahkan pelatih atau pemain tertentu jelas tak baik, karena yang dibutuhkan adalah perbaikan sistem dan arah klub.
Makna besar pernyataan ini adalah, kritik harus konstruktif, bukan emosional, dan klub seperti AC Milan butuh solusi jangka panjang, bukan korban untuk disalahkan.
Kini AC Milan sedang berjuang mengamankan tiket Liga Champions Eropa.
Baca Juga: AC Milan Menimbang Gabriel Jesus, Pemain yang Terpinggirkan di Arsenal
Tanpa tempat di kompetisi Eropa yang menjadi target awal musim keenam, masa depan pelatih Massimiliano Allegri di klub akan terancam.
Kedua pihak, AC Milan dan Massimiliano Allegri dapat memutuskan untuk berpisah, karena tujuan yang telah disepakati sebelumnya tidak tercapai.
Dan jika itu benar terjadi, dia mungkin bukan satu-satunya yang melakukan hal itu, pemain AC Milan lain seperti Luka Modric hingga Adrien Rabiot bisa saja meninggalkan klub. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic