LombokPost - Sejak kepemilikan investor Amerika mengambil alih AC Milan setelah Scudetto 2022, kondisi klub tidak lebih baik.
AC Milan telah mengganti lebih dari 90 pemain melalui transfer yang terbukti tidak terlalu baik.
AC Milan juga berulang kali mengganti beberapa pelatih dan direktur klub.
Baca Juga: AC Milan dan Barisan Pemain Baru yang Gagal Penuhi Ekspektasi
Hasilnya, AC Milan hanya memenangkan Piala Super Italia saja, dan terus finis jauh di belakang rival seperti Inter Milan dan Napoli.
Kondisi terbaru saat ini juga tidak baik-baik saja, AC Milan masih mungkin kehilangan posisi 4, sebagai batas akhir jatah klub yang melaju ke Liga Champions.
Direktur AC Milan Igli Tare mengatakan, melihat pertandingan-pertandingan terbaru, tingkat fokus yang tepat telah hilang.
Baca Juga: Bukan Reformasi, AC Milan di Ambang Revolusi
"Kita semua harus bertanggung jawab. Para penggemar pantas mendapatkan AC Milan yang berbeda," ujar Igli Tare.
Satu-satunya hal positif saat ini adalah bahwa nasib AC Milan masih berada di tangan mereka sendiri, jika mampu memenangkan 2 laga sisa, tiket Liga Champions otomatis diraih.
"Kami telah menjalani sepuluh bulan yang sangat baik dan kemudian kesulitan dalam satu setengah bulan terakhir ini," imbuhnya.
Baca Juga: Jatah Liga Champions Belum Aman, AC Milan Malah Semakin Linglung
Menurutnya, hal yang penting adalah tetap tenang dan fokus untuk dua pertandingan terakhir AC Milan.