LombokPost - Euforia luar biasa tengah melanda jagat sepak bola London Utara setelah kepastian Arsenal juara Liga Inggris musim ini terkunci rapat. Setelah melewati drama kemenangan krusial atas Burnley dan penobatan takhta jawara hanya dalam waktu 24 jam setelahnya, atmosfer pesta kemenangan dipastikan bakal berlanjut hingga laga pamungkas kontra Crystal Palace di Selhurst Park malam nanti.
Laga terakhir musim ini akan menjadi momen emosional yang sangat bersejarah bagi seluruh pendukung setia Meriam London. Pasalnya, tepat setelah peluit panjang berbunyi, skuad Arsenal akan resmi mengangkat trofi Premier League, sebuah prosesi sakral yang telah dinantikan selama 22 tahun lamanya sejak era The Invincibles. Sang kapten, Martin Odegaard, dipastikan mengikuti jejak legendaris Patrick Vieira sebagai pemimpin tim yang sukses memutus kutukan panjang tersebut.
Namun, ambisi skuad asuhan Mikel Arteta tidak berhenti sampai di kancah domestik semata. Status mentereng Arsenal musim ini coba disempurnakan dengan misi besar menyapu bersih sisa gelar di benua biru. Pasca-seremoni angkat piala di kompetisi domestik, fokus penuh The Gunners langsung dialihkan menuju Budapest untuk menghadapi Paris Saint-Germain demi memburu mahkota juara Champions League.
Baca Juga: Wonderkid Inggris Masuk Radar Target Transfer Baru Arsenal Musim Panas Ini
Di lain sisi, Crystal Palace selaku tuan rumah harus menjamu sang jawara baru dalam kondisi pincang. Fokus tim asuhan Oliver Glasner tersebut terbelah akibat jebloknya performa domestik lantaran prioritas mereka tersedot ke final UEFA Europa Conference League kontra Real Vallecano tengah pekan nanti. Duel menghadapi Arsenal ini pun bakal menjadi panggung perpisahan emosional bagi Glasner yang sukses mempersembahkan trofi FA Cup dalam 12 bulan terakhirnya di klub.
Menatap laga seremonial ini, Mikel Arteta menegaskan bahwa status Arsenal harus tetap dijaga dengan standar habituasi dan performa level tertinggi. Arteta hanya memberikan waktu 48 jam bagi anak asuhnya untuk merayakan sukses juara Liga Inggris sebelum kembali fokus mematangkan taktik demi menghadapi pertempuran hidup mati di final Eropa enam hari kemudian.
Apresiasi tinggi juga datang dari bos Crystal Palace, Oliver Glasner, yang menyebut tim tamu sangat layak menyandang status juara Liga Inggris berkat konsistensi luar biasa sepanjang 38 pekan. Glasner menilai Selhurst Park dengan atmosfer suporternya yang magis akan memberikan penghormatan terbaik sekaligus perlawanan sengit selama 90 menit penuh kepada sang kampiun Premier League.
Baca Juga: Ini Deretan Bintang Skuad Resmi Pemain Arsenal di Piala Dunia 2026
Berita baik turut menghampiri sang jawara baru jelang laga penutup ini dengan kembalinya gelandang Mikel Merino ke sesi latihan setelah absen lima bulan akibat cedera kaki. Kehadiran Merino menambah opsi taktis di lini tengah Arsenal, meskipun mereka masih harus tampil tanpa Jurrien Timber dan Ben White yang masih dibekap cedera. Di kubu tuan rumah, Palace dipusingkan dengan krisis lini belakang menyusul cederanya Chris Richards, Maxence Lacroix, dan Chadi Riad, serta absennya eks striker Arsenal, Eddie Nketiah.
Editor : Pujo Nugroho