LombokPost - Suasana internal AC Milan sedang tidak pasca pembersihan besar-besaran oleh Gerry Cardinale, sang pemilik klub.
Terkecuali Zlatan Ibrahimovic, begitu banyak yang dipecat dari jabatannya di AC Milan: Massimiliano Allegri, Igli Tare, Geoffrey Moncada, dan Giorgio Furlani.
Situasi ini menciptakan kekosongan kekuasaan yang membuat pemain inti AC Milan tak tenang.
Baca Juga: AC Milan di Antara 2 Pilihan, Oliver Glasner atau Matthias Jaissle
Rafael Leao misalnya, terang-terangan menyatakan ingin pergi dari AC Milan.
Andalan lini tengah Luka Modric juga memberi sinyal perpisahan serupa, kontraknya memang habis akhir musim ini, tapi tampaknya dia ragu memperpanjangnya, meski ada dorongan dari AC Milan.
Nama lain adalah Adrien Rabiot, pemain yang baru semusim berseragam merah hitam itu dengan cepat menjadi andalan AC Milan.
Baca Juga: Kabar Terbaru soal 3 Gelandang AC Milan, yang Pertama Lama Tak Terdengar
Tapi Adrien Rabiot berpeluang menyusul Massimiliano Allegri yang kini melatih Napoli, pelatih itu punya kedekatan personal dengan sang pemain.
Di barisan pertahanan, bek tangguh Strahinja Pavlovic juga mulai dilirik klub Liga Inggris.
Bahkan kiper sekaligus kapten AC Milan Mike Maignan tak lepas dari perasaan galau, meski baru saja memperpanjang kontrak beberapa bulan lalu.
Baca Juga: Bersiaplah Fans AC Milan, yang Terburuk Belum Datang
Untuk mengamankan pilar utamanya, AC Milan wajib bergerak cepat mengisi kekosongan manajemen, terutama kursi pelatih.
Sehingga para pemain bisa menganalisa kepastian masa depan mereka dalam tim, dengan jajaran kepelatihan baru. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic