LombokPost — Dinamika transfer gelandang berbakat Nottingham Forest, Elliot Anderson, kian menarik perhatian publik. Manchester City gagal mendapatkan gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, pada Rabu malam.
Langkah berburu tanda tangan Anderson diproyeksikan sebagai langkah strategis jangka panjang. Anderson muncul sebagai target utama City untuk menggantikan Bernardo Silva, yang akan meninggalkan Stadion Etihad setelah kontraknya berakhir.
Pemain berusia 23 tahun ini menikmati musim yang luar biasa di Forest, membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di Premier League, sekaligus menjadi pemain kunci dalam timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel.
Penolakan dari pihak Forest mengindikasikan bahwa klub tersebut tidak akan melepas aset berharganya dengan harga murah. Man City diperkirakan akan kembali dengan tawaran lain setelah tawaran pertama mereka ditolak, dengan Evangelos Marinakis dilaporkan menginginkan lebih dari £105 juta yang dibayarkan Arsenal untuk Declan Rice pada tahun 2023.
Apakah City akan membayar jumlah tersebut masih harus dilihat, tetapi ini tentu saja saga yang akan terus berlanjut sepanjang musim panas.
Baca Juga: Bursa Transfer: Manchester City Salip MU dalam Perburuan Elliot Anderson
Di tengah spekulasi yang mengaitkan namanya dengan sang juara bertahan, Anderson sendiri menunjukkan sikap profesional dan memilih untuk tidak bergejolak di internal klub. Hal itu karena Anderson tidak ingin meninggalkan Forest dan fokus sepenuhnya pada Piala Dunia yang kuat bersama Inggris, menurut reporter Sky Sports, Rob Dorsett.
Sikap tenang sang pemain tengah ini dinilai mempermudah manajemen Forest dalam mengendalikan situasi di bursa transfer. Anderson "tidak akan memaksakan kepindahannya" dari semifinalis Liga Europa dan siap menunggu dengan sabar, bisa dibilang menerima bahwa kesempatan untuk bersinar di klub top sudah di depan mata.
Editor : Redaksi Lombok Post