LombokPost – Rumor panjang mengenai kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu yang sempat berembus kencang dalam beberapa waktu terakhir akhirnya menemui titik terang.
Juru taktik kawakan asal Portugal tersebut kini resmi kembali ke Real Madrid dengan mengusung satu tujuan utama yang sangat spesifik.
Pria berjuluk The Special One itu menegaskan bahwa ia pulang karena merasa ada misi pribadi yang belum selesai bersama klub raksasa Spanyol tersebut, terutama di kompetisi Eropa.
Tujuan utama yang mendasari keputusan Jose Mourinho menerima pekerjaan berat ini tidak lain adalah komitmennya untuk membawa Real Madrid kembali mengangkat trofi Liga Champions.
Kompetisi kasta tertinggi benua biru tersebut diakui menjadi satu-satunya rasa penasaran terbesar yang ingin segera dilunasi oleh sang pelatih bertangan dingin.
Pada periode pertamanya menukangi El Real (2010-2013), langkah Jose Mourinho selalu terganjal di babak semifinal.
Kegagalan masa lalu itulah yang membuatnya merasa petualangannya bersama raksasa Spanyol ini belum benar-benar selesai.
Kini, dengan kedalaman skuad Los Blancos yang mumpuni, fokus utamanya adalah memimpin armada Real Madrid untuk kembali mendominasi Eropa dan merengkuh trofi Liga Champions.
Baca Juga: Rafael Leao Lempar Kode Keras ke Premier League, Manchester United atau Arsenal Jadi Pelabuhan Baru?
Jika menengok rekam jejaknya, sumbangsih pelatih berusia 63 tahun ini untuk publik Madrid sejatinya sangat impresif.
Sebelumnya, Jose Mourinho tercatat pernah mempersembahkan tiga trofi domestik untuk Real Madrid, yakni 1 gelar juara La Liga dengan rekor historis 100 poin, 1 trofi Copa del Rey, dan 1 titel Supercopa de Espana.
Namun, bagi pelatih sekelas dirinya dan klub sebesar El Real, kejayaan domestik tentu belum terasa paripurna tanpa mahkota Eropa.
Manajemen klub sengaja memanggilnya pulang karena mentalitas juara dan pengalaman magisnya dinilai menjadi formula paling tepat untuk mengunci target tersebut.
Dengan kejelasan posisi di kursi kepelatihan ini, peta persaingan elite Eropa dipastikan bakal kian sengit.
Menarik untuk ditunggu apakah taktik pragmatis nan genius milik Jose Mourinho pada periode kedua ini bisa langsung berjalan mulus, sekaligus menuntaskan misi pribadi membawa Real Madrid kembali bertahta dengan mengangkat trofi Liga Champions.
Baca Juga: Enrique Riquelme Pamer Jersey Haaland di TV, Manchester City Naik Pitam dan Siap Menuntut