LombokPost – Plot baru dalam saga transfer sepak bola Spanyol kembali memicu perbincangan hangat.
Setelah terungkap bahwa tawaran fantastis senilai 150 juta euro untuk bomber Atletico Madrid, Julian Alvarez, hanyalah sebuah sandiwara fiktif, situasi di balik layar justru dilaporkan berkembang ke arah yang tak terduga.
Penolakan proposal megah tersebut dikabarkan malah menciptakan skenario saling menguntungkan bagi kedua klub rival sewilayah tersebut.
Drama penolakan ini memberikan dampak positif yang masif bagi manajemen Los Blancos maupun kubu Los Colchoneros.
Strategi yang dimainkan oleh presiden klub Florentino Pérez terbukti berjalan mulus, di mana manuver bursa transfer ini berhasil membuat Pérez terlihat menepati janji kampanye politiknya kepada para suporter mengenai kesiapan dana besar demi mendatangkan penyerang top dunia.
Di sisi lain, kubu Atletico Madrid juga mendapatkan durian runtuh yang sangat menguntungkan dari skenario fiktif ini.
Dengan munculnya pemberitaan bahwa proposal raksasa senilai 150 juta euro dari manajemen Real Madrid resmi ditolak, nilai tawar serta harga pasar Julian Alvarez otomatis meroket tajam di mata klub-klub elite Eropa lainnya yang saat ini sedang mengantre untuk memburu tanda tangannya.
Dampak domino dari strategi teatrikal ini tidak hanya menaikkan valuasi sang pemain di lantai pasar, tetapi juga sukses mengacaukan jalur perburuan tim rival.
Barcelona yang semula percaya diri kini harus berhitung ulang dengan melambungnya standar harga baru yang dipasang oleh manajemen Atletico.
Melihat situasi yang telah terkendali dan target merusak pasar lawan sudah tercapai, Florentino Pérez dilaporkan tidak tinggal diam.
Manajemen Real Madrid kini dikabarkan langsung bergerak cepat mengalihkan fokus dan mulai menyusun rencana alternatif yang lebih realistis guna mendaratkan juru gedor baru yang sesuai dengan kebutuhan taktis tim di sisa waktu bursa transfer musim ini.
Baca Juga: Reuni Eksentrik! Pepe Dikabarkan Bakal Gabung Staf Kepelatihan Jose Mourinho di Real Madrid
Editor : Kimda Farida