Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Scott McTominay Siap Tempur Bersama Timnas Skotlandia di Piala Dunia 2026

Pujo Nugroho • Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:31 WIB
Bintang Napoli Scott McTominay menjadi salah satu ujung tombak Skotlandia di Piala Dunia 2026. (FIFA)
Bintang Napoli Scott McTominay menjadi salah satu ujung tombak Skotlandia di Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

LombokPost - Kabar mengejutkan sempat datang dari persiapan Timnas Skotlandia menjelang laga perdana mereka di ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Gelandang andalan sekaligus bintang Napoli, Scott McTominay, dilaporkan sempat berjuang melawan sakit misterius yang membuat jutaan fans setia mereka didera rasa cemas yang luar biasa.

Pemain pilar Skotlandia tersebut mengalami masalah sakit perut parah yang memaksa dirinya harus melakukan perjalanan terpisah dari rekan-rekan setimnya menuju Boston. Langkah karantina mandiri ini diambil tim medis demi mengurangi risiko penularan virus atau bakteri ke dalam skuad Skotlandia yang tengah bersiap menghadapi tantangan dari Haiti pada matchday pertama Piala Dunia 2026.

Namun, ketakutan publik akan absennya sang jimat perlahan sirna. Pemandangan melegakan terlihat dalam sesi latihan resmi hari Jumat waktu setempat, di mana Scott McTominay sudah kembali bergabung dan melahap semua porsi latihan penuh bersama skuad Skotlandia. Kehadiran mantan pemain Manchester United ini langsung disambut sorak-sorai lega dari ribuan pendukung Tartan Army yang sudah memadati Amerika Serikat demi mengawal perjuangan Skotlandia di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Pecah Telur! Timnas Canada Raih Poin Pertama Sejarah di Piala Dunia 2026

Tidak bisa dimungkiri, sosok Scott McTominay telah menjelma sebagai wajah utama dari generasi emas Timnas Skotlandia saat ini. Berkat gelontoran gol-gol krusialnya, ia sukses mengantarkan negaranya kembali mencicipi atmosfer putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak terakhir kali berpartisipasi pada edisi Prancis 1998 silam. Pengaruh besar sang gelandang membuat eksistensinya di dalam tubuh Timnas Skotlandia tidak tergantikan menjelang pembukaan grup Piala Dunia 2026.

Salah satu momen magis yang paling diingat publik adalah gol salto spektakuler Scott McTominay ke gawang Denmark di babak kualifikasi, yang dinilai sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Saking ikoniknya momen itu, sebuah lukisan dinding raksasa (mural) yang menggambarkan aksi akrobatik sang pemain bahkan diabadikan di sudut kota Glasgow, menegaskan betapa krusialnya peran sang gelandang bagi langkah Skotlandia menuju Piala Dunia 2026.

Ketika dikonfirmasi mengenai kondisi fisik pemain berusia 29 tahun itu pada konferensi pers jelang laga, pelatih Skotlandia, Steve Clarke, memberikan jawaban yang sangat melegakan. Clarke menegaskan bahwa Scott McTominay berada dalam kondisi "sempurna" dan "siap tempur" untuk memimpin lini tengah permainan. Kabar kesembuhan ini tentu menjadi angin segar yang membakar motivasi internal skuad Skotlandia dalam memburu kemenangan perdana di panggung Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Menguji Tuah Hong Myungbo Bersama Timnas Korea Selatan

"Saya pikir Scottie hanya sedang mencari perhatian saja!" canda kapten Timnas Skotlandia, Andy Robertson, sembari tersenyum di hadapan media.

Robertson menambahkan bahwa Scott McTominay adalah sosok pemimpin sejati di ruang ganti yang selalu memberikan dampak positif, dan ia sangat bersyukur sang rekan bisa pulih tepat waktu demi membela panji Skotlandia di laga pembuka Piala Dunia 2026.

Transformasi karier Scott McTominay memang terbilang sangat luar biasa. Sebelum sukses besar di Liga Italia bersama Napoli dengan torehan 27 gol, ia sempat dipasang sebagai bek tengah pada tahun-tahun awal debutnya bersama Skotlandia. Fleksibilitas taktik dan mentalitas baja yang dimiliki sang pemain kini menjadi senjata mematikan yang siap diandalkan oleh Skotlandia sepanjang turnamen akbar Piala Dunia 2026 ini.

Meskipun menyadari betul kapasitas besar yang dimiliki sang gelandang, Steve Clarke enggan jemawa dan tetap mengingatkan anak asuhnya untuk bermain secara kolektif. Ia menekankan bahwa untuk bisa berbicara banyak di Piala Dunia 2026, Skotlandia tidak boleh hanya bergantung pada magis seorang Scott McTominay, melainkan membutuhkan kontribusi maksimal dari seluruh 26 pemain yang dibawa ke Amerika Serikat.

Tantangan pertama Skotlandia dipastikan tidak akan mudah karena Haiti dikenal memiliki barisan penyerang yang sangat dinamis dan kerap merepotkan lewat serangan balik cepat. Namun, dengan kembalinya Scott McTominay ke dalam susunan formasi utama, ditambah dukungan fanatik puluhan ribu suporter yang terbang langsung ke Boston, Skotlandia optimistis mampu mengamankan tiga poin penuh dalam laga perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Editor : Pujo Nugroho
#Berita Piala Dunia 2026 #Tartan Army #Scott McTominay #skotlandia #piala dunia 2026