Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Piala Dunia 2026: Gol Vinicius Jr Selamatkan Brazil dari Gempuran Maroko

Pujo Nugroho • Minggu, 14 Juni 2026 | 08:38 WIB

 

Pertandingan Brasil kontra Maroko di Grup C Piala Dunia 2026 berakhir imbang. (FIFA)
Pertandingan Brasil kontra Maroko di Grup C Piala Dunia 2026 berakhir imbang. (FIFA)

 

 

LombokPost - Pertandingan sengit langsung tersaji di Grup C Piala Dunia 2026. Dua tim raksasa, Brazil dan Maroko, harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 dalam laga yang berlangsung di stadion yang dipadati penonton di New York New Jersey.

Dalam laga Grup C ini, Maroko sempat mengejutkan sang pemilik lima gelar juara dunia lewat gol pembuka dari Ismael Saibari. Namun, mental juara Selecao berbicara setelah bintang Real Madrid, Vinicius Jr, mencetak gol balasan yang sangat spektakuler untuk menyamakan skor.

Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung diperagakan kedua tim di matchday pertama Grup C. Maroko, yang berstatus semifinalis Piala Dunia 2022, membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah dijinakkan oleh tim Samba.

Baca Juga: Scott McTominay Siap Tempur Bersama Timnas Skotlandia di Piala Dunia 2026

Petaka bagi Brazil datang ketika Brahim Diaz dengan cerdik melepaskan umpan terobosan mematikan yang membelah pertahanan Selecao. Ismael Saibari yang lolos dari jebakan offside langsung berlari cepat dan dengan dingin melambungkan bola melewati kiper Alisson Becker. Papan skor berubah, hasil sementara 0-1 untuk keunggulan Singa Atlas.

Namun, keunggulan Maroko tidak bertahan lama. Berawal dari pergerakan di sisi kiri, Bruno Guimaraes mengirimkan umpan kepada Vinicius Jr. Meski dikawal ketat di sudut penalti, Vinicius Jr melakukan gerak tipu memotong ke dalam dan melepaskan tendangan roket kaki kanan yang menghujam deras ke pojok gawang Yassine Bounou. Gol berkelas ini mengubah skor menjadi imbang 1-1.

Jelang turun minum, Lucas Paqueta nyaris membawa Brazil berbalik unggul lewat aksi akrobatiknya. Sayang, Yassine Bounou tampil gemilang dengan terbang ke arah kiri untuk menepis bola.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tidak menurun. Brazil mendapatkan peluang emas lewat kerja sama Vinicius Jr yang memberikan umpan tarik kepada Raphinha, namun lagi-lagi Bounou menjadi tembok kokoh.

Di masa injury time, giliran Alisson Becker yang menjadi pahlawan Brazil. Kiper Liverpool itu melakukan penyelamatan ganda dramatis dengan memblok tendangan jarak jauh Neil El Aynaoui dan langsung menyergap bola muntah yang disambar Ayoube Amaimouni. Hingga laga usai, hasil Brazil vs Maroko tetap bertahan sama kuat 1-1.

Baca Juga: Pecah Telur! Timnas Canada Raih Poin Pertama Sejarah di Piala Dunia 2026

Meski berhasil mengamankan satu poin di laga perdana Grup C Piala Dunia 2026, pelatih timnas Brazil Carlo Ancelotti, mengaku sama sekali tidak puas dengan performa anak asuhnya. Pelatih asal Italia itu blak-blakan menyebut timnya tampil mengkhawatirkan di awal laga.

"Saya pikir kami tidak memulai pertandingan dengan sangat baik, saya sedikit khawatir. Kami kalah dalam banyak duel dan penguasaan bola," ujar Carlo Ancelotti selepas pertandingan.

Namun, Carlo Ancelotti melihat ada perubahan positif di paruh kedua. Ia mengakui Maroko memberikan tekanan yang sangat menyulitkan bagi kreativitas permainan anak asuhnya.

"Kami membaik di babak kedua dalam pertandingan yang sulit ini, karena Maroko adalah tim yang bagus. Di babak pertama, kami kesulitan keluar dari tekanan, kami seharusnya bisa memiliki kontrol lebih. Apakah saya puas? Tidak terlalu. Saya mengharapkan awal yang lebih baik," tegas Carlo Ancelotti yang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya.

Kekecewaan serupa juga disuarakan oleh bek senior Brazil, Danilo. Menurutnya, Selecao harus tampil lebih mematikan di lini depan agar bisa mengamankan kemenangan di laga-laga sisa Grup C.

Baca Juga: Timnas Inggris Kena Musibah Jelang Piala Dunia 2026, Sepatu Pemain hingga Bola Resmi Dicuri!

"Hasil imbang ini adil karena di babak kedua kami berhasil menekan mereka. Dan, jelas, kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol. Saya pikir dalam pertandingan jenis ini kami juga harus lebih klinis," tutur Danilo.

Senada dengan Danilo, gelandang Bruno Guimaraes mengakui bahwa tekanan laga debut di turnamen sebesar Piala Dunia 2026 membuat timnya banyak melakukan kesalahan sendiri yang berujung pada ancaman serangan balik Maroko.

"Kami membuat banyak kesalahan operan, yang membuat awal pertandingan kami sangat sulit. Kami akhirnya banyak menderita dari serangan balik. Setelah gol (Vinicius Jr), kami membaik, tetapi refleksi hari ini adalah bahwa kami perlu berkembang," pungkas Guimaraes.

Editor : Pujo Nugroho
#Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 #carlo ancellotti #brasil #maroko #piala dunia 2026