LombokPost - Duel membara langsung tersaji di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Seattle. Timnas Mesir nyaris saja menciptakan sejarah besar saat bersua Belgia. Namun, laga ketat ini harus berakhir tanpa pemenang setelah pertandingan disudahi dengan skor sama kuat 1-1.
Dalam laga ini, Mesir sebenarnya tampil sangat mengejutkan sejak awal laga. Skuad berjuluk The Pharaohs tersebut bahkan mampu unggul lebih dulu dan membuat lini belakang Belgia kocar-kacir. Sayangnya, keunggulan itu buyar di babak kedua sehingga hasil harus berakhir berbagi poin.
Laga pembuka ini terasa sangat spesial bagi megabintang Mesir, Mohamed Salah, yang tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-34. Seolah ingin memberikan kado terindah untuk negaranya, Mohamed Salah menjadi kreator utama di balik gol pembuka Mesir yang dicetak gelandang Al Ahly, Emam Ashour.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Spanyol Gagal Menang, Lamine Yamal Tak Berkutik Lawan Cabo Verde
Melalui skema serangan yang rapi, umpan matang Mohamed Salah berhasil dikontrol dengan apik oleh Ashour sebelum melepaskan tembakan keras yang melewati sela kaki Thomas Meunier dan menaklukkan kiper Belgia, Thibaut Courtois. Gol tersebut membawa Mesir memimpin hingga turun minum, memantik asa untuk meraih kemenangan perdana mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.
Memasuki paruh kedua, pelatih Belgia, Rudi Garcia, langsung melakukan perubahan taktik demi mengejar ketertinggalan. Keputusan memasukkan Romelu Lukaku terbukti menjadi momok menakutkan bagi Mesir. Hanya butuh waktu 20 detik setelah menginjakkan kaki di lapangan, kehadiran Romelu Lukaku langsung mengubah papan skor.
Striker tajam Belgia itu merangsek masuk ke kotak penalti untuk menyambut umpan silang Thomas Meunier. Tekanan fisik yang diberikan Romelu Lukaku membuat bek Mesir, Mohamed Hany, panik dan justru menyontek bola ke dalam gawangnya sendiri yang dikawal Mostafa Shoubir. Gol bunuh diri akibat teror Lukaku itu membuat skor kembali imbang menjadi 1-1.
Baca Juga: Gilas Tunisia, Duet Maut Gyokeres-Isak Bawa Swedia Rajai Grup F Piala Dunia 2026
Seusai pertandingan, pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengaku sangat lega timnya bisa terhindar dari kekalahan memalukan di laga perdana. "Pertandingan pembuka di turnamen sebesar Piala Dunia selalu sulit, apalagi melawan salah satu tim terbaik Afrika seperti Mesir. Beruntung kami punya kedalaman skuad, di mana pemain pengganti (Lukaku) bisa langsung mengubah hasil Belgium vs Egypt," ujar Garcia.
Di sisi lain, penyerang Mesir, Hamza Abdelkarim, tetap mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya meski gagal mengamankan poin penuh dari tangan Belgia. "Kami membawa pulang satu poin berharga, dan kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Kita semua tahu Timnas Belgia adalah tim besar dengan pemain berkualitas, terima kasih untuk dukungan luar biasa para suporter," pungkas Hamza.
Editor : Pujo Nugroho