LombokPost– Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 baru saja dimulai, namun persaingan sengit langsung tersaji di papan atas perburuan penghargaan individu prestisius, adidas Golden Boot (Sepatu Emas).
Penyerang Jerman Kai Havertz dan gelandang Swedia Yasin Ayari kini resmi bergabung dengan striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, di posisi terdepan sebagai pencetak gol terbanyak sementara turnamen.
Folarin Balogun, striker berusia 25 tahun milik AS Monaco, membuka keran golnya lebih dulu lewat torehan brace (dua gol) pada babak pertama saat membawa Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguay di laga pembuka Grup D. Catatan apik di Los Angeles Stadium ini membuat Balogun menjadi pemain pertama yang mencetak lebih dari satu gol untuk Stars and Stripes dalam satu laga Piala Dunia sejak tahun 1930.
Langkah Balogun langsung disamai oleh bintang Arsenal, Kai Havertz. Havertz mengemas dua gol saat membantu Jerman mencukur tim debutan Curacao dengan skor telak 7-1 pada laga pembuka Grup E di Houston, Minggu (14/6/2026).
Pada hari yang sama, gelandang Swedia Yasin Ayari tidak mau ketinggalan. Ayari membukukan dua gol spektakuler dalam kemenangan telak 5-1 yang diraih Swedia atas Tunisia.
Mengingat sebagian besar dari 48 tim peserta turnamen masih ada yang belum memainkan pertandingan perdana mereka, pergeseran signifikan di dalam daftar top skor diprediksi akan terus bergulir dinamis dalam beberapa hari ke depan.
Klasemen Sementara Sepatu Emas adidas Piala Dunia 2026
Sesuai regulasi FIFA, jika terdapat jumlah gol yang sama, penentuan posisi akan dinilai berdasarkan jumlah assist terkecil dan menit bermain yang paling efektif. Berikut adalah daftar lengkapnya:
Koleksi 2 Gol
- Folarin Balogun (Amerika Serikat) – 0 assist, 77 menit bermain
- Elijah Just (Selandia Baru) – 0 assist, 90 menit bermain
- Yasin Ayari (Swedia) – 0 assist, 100 menit bermain
- Kai Havertz (Jerman) – 0 assist, 100 menit bermain
Koleksi 1 Gol
- Deniz Undav (Jerman) – 2 assist, 31 menit bermain
- Alexander Isak (Swedia) – 2 assist, 94 menit bermain
- Nathaniel Brown (Jerman) – 1 assist, 77 menit bermain
- Hwang Inbeom (Korea Selatan) – 1 assist, 87 menit bermain
- Viktor Gyokeres (Swedia) – 1 assist, 100 menit bermain
- Mikel Svanberg (Swedia) – 0 assist, 13 menit bermain
- Giovanni Reyna (Amerika Serikat) – 0 assist, 17 menit bermain
- Cyle Larin (Kanada) – 0 assist, 20 menit bermain
- Oh Hyeongyu (Korea Selatan) – 0 assist, 28 menit bermain
- Amad Diallo (Pantai Gading) – 0 assist, 43 menit bermain
- Mauricio (Paraguay) – 0 assist, 53 menit bermain
- Nestory Irankunda (Australia) – 0 assist, 64 menit bermain
- Jovo Lukic (Bosnia & Herzegovina) – 0 assist, 65 menit bermain
- Jamal Musiala (Jerman) – 0 assist, 69 menit bermain
- Crysencio Summerville (Belanda) – 0 assist, 72 menit bermain