LombokPost--Di balik gemerlap Piala Dunia 2026, tersimpan kisah perjuangan yang mengharukan dari penyerang Irak, Aymen Hussein.
Nama Aymen menjadi sorotan setelah mencetak gol bersejarah bagi Irak di ajang Piala Dunia. Namun, perjalanan hidupnya menuju panggung sepak bola terbesar dunia jauh dari kata mudah.
Menurut berbagai laporan, Aymen harus menghadapi tragedi keluarga sejak usia muda. Ayahnya dilaporkan tewas akibat konflik yang melanda Irak, sementara sang kakak diculik dan hingga kini tidak pernah ditemukan.
Cobaan kembali datang saat ia berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Aymen disebut menjalani pemeriksaan imigrasi selama sekitar tujuh jam dan sempat berada dalam situasi yang membuat peluangnya masuk ke negara tuan rumah menjadi tidak pasti.
Namun semua rintangan itu tidak menghentikan langkahnya.
Baca Juga: Lombok Barat Tembus Tiga Besar MTQ NTB
Di tengah tekanan dan perjalanan hidup yang penuh luka, Aymen berhasil mewujudkan mimpinya tampil di Piala Dunia. Momen yang paling membekas datang ketika ia mencetak gol yang tercatat sebagai gol kedua Irak dalam sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor. Bagi banyak pendukung Irak, itu menjadi simbol harapan, keteguhan, dan kemenangan atas berbagai kesulitan yang pernah dihadapi.
Kisah Aymen Hussein kini menjadi salah satu cerita paling inspiratif di Piala Dunia 2026. Dari kehilangan, ketidakpastian, hingga akhirnya mencetak sejarah di panggung dunia.
Editor : Kimda Farida