Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Piala Dunia 2026:  Gol Yoane Wissa Bikin Sejarah, Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor  

Pujo Nugroho • Kamis, 18 Juni 2026 | 07:48 WIB
Kapten Portugal Cristiano Ronaldo memecahkan rekor sebagai pemain outfield tertua di Piala Dunia 2026. (FIFA)
Kapten Portugal Cristiano Ronaldo memecahkan rekor sebagai pemain outfield tertua di Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

LombokPost - Kejutan besar terjadi dalam lanjutan babak fase grup Piala Dunia. Di luar dugaan, Kongo sukses menahan imbang tim raksasa Eropa, Portugal, dengan skor 1-1. Pertandingan ini langsung menjadi sorotan dunia karena melahirkan sejarah baru bagi skuad Les Leopards berkat aksi gemilang Yoane Wissa, sekaligus diwarnai pemecahan rekor langka oleh megabintang Cristiano Ronaldo.

Laga sengit tersebut tanpa pemenang. Namun, satu poin ini terasa seperti kemenangan bagi Kongo. Striker andalan mereka, Yoane Wissa, berhasil mencetak gol perdana Kongo di sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang bergengsi ini, setelah menanti selama 52 tahun sejak debut pada edisi 1974 silam.

Di sisi lain, laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi kapten Portugal, Cristiano Ronaldo. Striker legendaris tersebut resmi memecahkan rekor sebagai pemain outfield (bukan kiper) tertua yang pernah menjadi starter dalam pertandingan Piala Dunia. Ini merupakan penampilan ke-23 CR7 di turnamen empat tahunan tersebut, yang membuatnya sejajar dengan legenda Italia, Paolo Maldini, di urutan keempat daftar penampilan terbanyak.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Messi Cetak Hattrick, Mbappe dan Haaland Menggila

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Selecao das Quinas langsung mengambil inisiatif serangan demi mengamankan kemenangan. Laga baru berjalan enam menit, Portugal sudah berhasil membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Pedro Neto, Joao Neves melompat paling tinggi untuk menyundul bola masuk ke gawang Kongo yang dikawal Lionel Mpasi. Skor 1-0 untuk keunggulan Portugal.

Tertinggal satu gol tidak membuat mental anak asuh Sebastien Desabre menciut. Kongo justru mulai berani keluar menyerang demi mengubah hasil. Pada menit ke-10, Yoane Wissa hampir saja menyamakan kedudukan, namun tendangan melengkung kaki kirinya masih melebar tipis di sisi gawang Diogo Costa.

Kerja keras Kongo akhirnya membuahkan hasil manis tepat sebelum turun minum. Memanfaatkan assist matang dari Arthur Masuaku, Yoane Wissa dengan cerdik melepaskan sundulan tajam yang mengoyak jala Portugal. Gol bersejarah Yoane Wissa ini menutup babak pertama dengan skor sama kuat 1-1, sekaligus mengubah jalannya peta persaingan di Piala Dunia kali ini.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Borong 2 Gol, Prancis Bungkam Senegal

Memasuki paruh kedua, Portugal mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengamankan tiga poin penuh. Bek sayap Joao Cancelo sempat membuat pendukung Portugal bersorak lewat gol salto spektakulernya. Namun sayang, wasit menganulir gol tersebut karena Cancelo sudah lebih dulu terjebak posisi offside.

Kongo yang tampil penuh percaya diri setelah gol Yoane Wissa terus memberikan perlawanan ketat. Bek tengah Steve Kapuadi sempat mendapatkan peluang emas lewat sundulan, namun bola masih melenceng. Sementara itu, Cristiano Ronaldo juga sempat mendapatkan dua peluang, tetapi tendangannya gagal menemui sasaran. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 tetap bertahan.

Ditemui usai laga, pahlawan Kongo Yoane Wissa tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah berhasil mencetak gol di Piala Dunia dan membawa negaranya meraih poin perdana.

"Saya jelas sangat bangga hari ini karena kami telah bekerja sangat keras. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit melawan tim yang secara kertas lebih kuat dari kami. Tapi kami menunjukkan keberanian dan ketahanan. Mencetak gol pertama kami adalah sumber kebanggaan yang besar karena mencerminkan karakter tim ini. Yang terpenting sekarang adalah terus melangkah maju," ujar Yoane Wissa antusias.

Pelatih Kongo, Sebastien Desabre, juga memuji habis-habisan performa anak asuhnya yang sukses mengejutkan jagat Piala Dunia.

"Para pemain menunjukkan komitmen dan keikhlasan yang luar biasa. Kami menjalankan rencana permainan persis seperti yang kami inginkan, mencetak gol dari situasi bola mati, dan jujur, saya sangat bangga dengan para pemain saya karena mereka mewakili Kongo dengan cara yang sangat positif dan seluruh negara layak mendapatkannya," kata Desabre.

Sementara itu, pelatih Portugal Roberto Martinez mengaku kecewa karena gagal mengamankan kemenangan, meski ia tetap mengapresiasi kerja keras Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

”Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang hebat, tetapi nyatanya tidak. Saya pikir kami kehilangan sedikit kedalaman serangan, kehilangan kefasihan dalam penguasaan bola, dan membiarkan mereka kembali menemukan bentuk permainan. Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tapi itulah yang terjadi di Piala Dunia,” katanya.

Baca Juga: Erling Haaland Menggila, Norwegia Hajar Irak di Laga Bersejarah Piala Dunia 2026

”Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen, kami terus mencoba hingga akhir. Kami bisa tumbuh banyak dari pertandingan ini,” pungkas Martinez.

Editor : Pujo Nugroho
#Hasil Piala Dunia 2026 #kongo #portugal #cristiano ronaldo #piala dunia 2026