LombokPost — Peta persaingan penghargaan pencetak gol terbanyak pada putaran final Piala Dunia 2026 kini semakin ketat di papan atas. Lionel Messi kini ditemani penyerang Kanada Jonathan David sebagai pemimpin sementara dalam persaingan meraih Sepatu Emas adidas, penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di Piala Dunia FIFA 2026.
Kapten tim nasional Argentina tersebut sebelumnya mengunci posisi puncak lewat kontribusi masifnya pada laga perdana fase grup. Bintang Argentina yang tampil di Piala Dunia keenamnya tersebut mencetak hat-trick dalam kemenangan 3-0 sang juara bertahan atas rival Grup J, Aljazair, di Kansas City Stadium. Catatan itu membuatnya menyamai Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Kendati demikian, dominasi penyerang berjuluk La Pulga tersebut kini mulai mendapatkan tekanan dari representasi tuan rumah zona CONCACAF. Kini ia tidak lagi sendirian di puncak daftar pencetak gol. Jonathan David juga mengoleksi tiga gol setelah mencetak hat-trick dalam kemenangan telak 6-0 Kanada atas Qatar di Vancouver pada 18 Juni.
Di bawah posisi dua teratas, deretan penyerang elite dari berbagai negara peserta juga terus mengintai dan siap meramaikan bursa top skor. Sejumlah nama besar terus membayangi dua pemimpin tersebut, termasuk Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Harry Kane. Hingga saat ini, terdapat sembilan pemain yang telah mencetak dua gol di turnamen ini.
Regulasi dan Kriteria Penentuan Sepatu Emas adidas
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menetapkan regulasi baku yang ketat untuk menentukan pemenang penghargaan ini apabila terjadi situasi poin yang identik di akhir turnamen. Penghargaan Sepatu Emas adidas akan diberikan kepada pemain yang mencetak gol terbanyak pada putaran final kompetisi.
Apabila dua atau lebih pemain mencetak jumlah gol yang sama, maka jumlah assist (sebagaimana ditentukan oleh anggota FIFA Technical Study Group) akan menjadi faktor penentu.
Selanjutnya, jika aspek kontribusi umpan gol tersebut masih belum memecahkan inkonsistensi kedudukan, indikator durasi tampil di lapangan akan menjadi opsi final. Jika dua atau lebih pemain masih tetap imbang setelah jumlah assist diperhitungkan, maka total menit bermain selama turnamen akan digunakan sebagai penentu, dengan pemain yang mencatatkan menit bermain lebih sedikit akan menempati peringkat lebih tinggi.
Daftar Klasemen Sementara Pencetak Gol
Berdasarkan data resmi yang dirilis hingga laga lanjutan fase grup, berikut adalah rincian performa para kandidat pemenang Sepatu Emas adidas:
Kategori Tiga Gol
- Lionel Messi (Argentina): 0 assist, 83 menit bermain
- Jonathan David (Kanada): 0 assist, 170 menit bermain
Kategori Dua Gol
- Johan Manzambi (Swiss): 0 assist, 58 menit bermain
- Folarin Balogun (AS): 0 assist, 77 menit bermain
- Kai Havertz (Jerman): 0 assist, 100 menit bermain
- Yasin Ayari (Swedia): 0 assist, 100 menit bermain
- Elijah Just (Selandia Baru): 0 assist, 101 menit bermain
- Harry Kane (Inggris): 0 assist, 102 menit bermain
- Erling Haaland (Norwegia): 0 assist, 103 menit bermain
- Kylian Mbappe (Prancis): 0 assist, 106 menit bermain
- Cyle Larin (Kanada): 0 assist, 126 menit bermain
Catatan: Data statistik ini terakhir diperbarui Jumat, 19 Juni 2026 dari fifa.com
Meta Deskripsi (140 Karakter): Lionel Messi dan Jonathan David memimpin bursa top skor Sepatu Emas Piala Dunia 2026, dibayangi ketat oleh Mbappe hingga Harry Kane.
Editor : Redaksi Lombok Post