LombokPost - Agen Nicolo Zaniolo baru-baru ini terlihat di markas AC Milan menawarkan kliennya.
Udinese saat ini menilai gelandang serang Italia itu sekitar € 15 juta, jumlah yang masih bisa dijangkau AC Milan.
Di lain pihak, manajeman Sporting Lisbon bergerak cepat mengamankan aset mereka Francisco Trincao dari incaran klub-klub Eropa, terutama dari permintaan Ruben Amorim kepada pemilik AC Milan.
Baca Juga: Hot News, Ini Update Terbaru Berbagai Nama Punggawa AC Milan
Kali ini Francisco Trincao resmi telah memperpanjang kontraknya bersama Sporting Lisbon hingga musim panas 2030.
Namun, Francisco Trincao memiliki klausul pelepasan sebesar € 60 juta, jika ada yang tetap mau mendatangkannya, sebuah nominal yang sangat mahal bagi AC Milan.
Belum ada kepastian dari nama-nama yang muncul, kekacauan manajemen, bintang kabur, dan bursa transfer di ambang kehancuran tampaknya ada dalam skenario terburuk AC Milan.
Baca Juga: AC Milan Lebih Pilih Andalkan Ardon Jashari dan Samuele Ricci ketimbang Datangkan Morten Hjulmand
Fakta paling mengejutkan, meski Ruben Amorim sudah resmi jadi pelatih dan sudah mengincar sejumlah nama semisal Hjulmand, tak ada satu pun direktur olahraga yang mengurus transfer window saat ini.
Ruben Amorim berisiko datang 12 Juli dengan tim dalam kondisi bangun ulang secara total.
Yang sudah pasti cuma Guernier yang datang secara gratis dan Francesco Camarda yang dibeli balik AC Milan dari Lecce.
Baca Juga: Update AC Milan terkait Christian Comotto Ruben Loftus-Cheek, dan Yunus Musah
Masalahnya adalah, Massimiliano Allegri yang sudah meninggalkan AC Milan bisa membawa pemain seperti Adrien Rabiot.
Berikutnya AC Milan masih berharap Luka Modric mau memperpanjang kontrak semusim lagi, tapi peluangnya tipis.
Kiper sekaligus kapten AC Milan Mike Maignan disebut mulai kehilangan kepercayaan, masa depannya meragukan.
Baca Juga: Jika Morten Hjulmand Datang Siapa yang Dibuang AC Milan
Tak berhenti sampai di situ, bintang AC Milan Rafael Leao sudah mengumumkan niat pergi.
Tanpa dana Liga Champions, AC Milan terpaksa harus menjual dulu beberapa nama, baru bisa belanja pemain baru, sebuah situasi yang tidak ideal.
Editor : Prihadi Zoldic