Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tampil Impresif di Piala Dunia, Cody Gakpo Ungkap Perbedaan Peran di Belanda dan Liverpool

Redaksi Lombok Post • Minggu, 21 Juni 2026 | 22:27 WIB
Cody Gakpo, pemain yang nyaris bergabung dengan Manchester United sebelum akhirnya memilih Merseyside. (Foto: instagram)
Cody Gakpo, pemain yang nyaris bergabung dengan Manchester United sebelum akhirnya memilih Merseyside. (Foto: instagram)

LombokPost — Penyerang internasional Belanda, Cody Gakpo, menunjukkan lonjakan performa yang signifikan saat membela negaranya di panggung dunia. Cody Gakpo berkembang pesat di timnas Belanda meskipun musimnya bersama Liverpool kurang baik.

Kontribusi lini depan tim Oranje terbukti sangat produktif pada laga lanjutan penyisihan grup baru-baru ini. Brian Brobbey dan Gakpo mencetak dua gol melawan Swedia pekan ini, membawa Belanda mencapai 100 gol di Piala Dunia dalam kemenangan yang sangat penting.

Berkat hasil positif tersebut, posisi Belanda kini berada di garis depan untuk melaju ke fase berikutnya. Belanda kini memimpin Grup F dengan empat poin dan selanjutnya harus menghadapi Tunisia di pertandingan grup terakhir untuk mengamankan tempat mereka di babak selanjutnya.

Akselerasi performa Gakpo bersama skuad nasional menempatkannya sebagai salah satu pilar ofensif yang paling diandalkan. Gakpo, yang telah menjadi pemimpin di tim, kini telah mencetak lima gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia dan telah mengumpulkan 23 gol dalam 52 penampilan internasional.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan dinamika yang ia hadapi di level kompetisi domestik Inggris. Terlepas dari performanya yang buruk bersama Liverpool, pemain berusia 27 tahun yang kini berada di puncak kariernya ini, menikmati kehidupan bersama Belanda di mana ia mengakui memiliki lebih banyak kebebasan taktis dibandingkan dengan kehidupan di bawah mantan manajer Liverpool, Arne Slot.

Mengenai perbedaan kenyamanan dan penempatan posisi di atas lapangan tersebut, mantan pemain PSV Eindhoven ini memberikan penjelasan diplomatis:

"Agak berbeda. Cara saya bermain di sini, di mana pelatih ingin saya berada, kebebasan yang saya miliki di klub ini," katanya, sebelum menghentikan ucapannya agar tidak berbicara buruk tentang Liverpool, "Pada dasarnya hanya itu."

Restrukturisasi Lini Depan Liverpool di Bawah Iraola

Di sisi lain, manajemen klub Merseyside dilaporkan tengah melakukan evaluasi menyeluruh dan restrukturisasi komposisi pemain depan mereka pada bursa transfer musim panas. The Reds merekrut Victor Munoz bulan ini dan berupaya mendatangkan Yan Diomande karena manajer baru Andoni Iraola ingin meningkatkan lini serangnya.

Masa depan sang penyerang sayap di Anfield memang masih memicu spekulasi, namun pembuktian kualitas di turnamen akbar ini dinilai bisa mengubah peta penilaian tim kepelatihan. Apakah tim baru ini akan menyertakan Gakpo masih belum diketahui, tetapi setelah penampilannya yang mengesankan di Piala Dunia, Iraola mungkin mempertimbangkan untuk tetap mempertahankan pemain asal Belanda tersebut yang telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di Piala Dunia musim panas ini.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#belanda #liverpool #cody gakpo #piala dunia