LombokPost — Tersingkirnya Timnas Brasil secara tragis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 dini hari tadi awalnya dianggap sebagai kejutan terbesar jagat sepak bola.
Namun, jika menilik lembaran sejarah secara mendalam, kekalahan tim Samba tersebut sejatinya bukanlah sebuah kejutan dalam dunia sepak bola.
Fakta menunjukkan bahwa Rekor Brasil vs Norwegia menempatkan tim dari Eropa Utara tersebut sebagai momok paling menakutkan yang tidak pernah bisa ditaklukkan oleh sang pemilik lima gelar juara dunia sejak puluhan tahun silam.
Baca Juga: Spekulasi Peminat Bintang AC Milan Rafael Leao: Tottenham Hotspur, Barcelona, hingga Klub Arab Saudi
Kutukan historis ini terbukti kembali berlanjut di panggung akbar Piala Dunia 2026 melalui kekalahan menyakitkan 1-2 yang diderita skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Menariknya, dominasi Norwegia atas Brasil seolah melintasi generasi, membentang panjang sejak era Alf-Inge Haaland, ayah kandung dari Erling Haaland yang masih aktif bermain di atas lapangan hijau hingga detik ini.
Hegemony tak terbantahkan ini menegaskan status Norwegia sebagai satu-satunya negara di dunia yang memiliki rekor pertemuan tanpa kekalahan saat berhadapan langsung dengan raksasa sepak bola Amerika Latin tersebut.
Peta rivalitas unik kedua negara mencatat bahwa kegagalan pertama Brasil menjinakkan tim dinamit Skandinavia dimulai pada laga uji coba resmi FIFA tahun 1988 yang berakhir dengan skor imbang 1-1.
Alih-alih membalas, Brasil justru makin merana setelah dihajar dengan skor telak 4-2 pada laga persahabatan berikutnya di tahun 1997.
Rentetan hasil minor di laga persahabatan tersebut menjadi sinyal awal bahwa gaya permainan fisik dan disiplin tinggi yang diperagakan tim Norwegia selalu sukses mematikan kreativitas tarian sepak bola indah ala Selecao.
Baca Juga: Miras dan Sajam Ditemukan saat Patroli 21 Kambeke Ana di Dompu
Puncak dari kutukan sejarah ini sempat membekas dalam memori kelam publik sepak bola dunia pada turnamen akbar Prancis 1998 silam.
Kala itu, tim bertabur bintang sekelas Ronaldo Nazario dan Rivaldo dipaksa bertekuk lutut dengan kekalahan 1-2 di fase grup oleh generasi emas Norwegia yang diperkuat oleh ayah Erling Haaland, Alf-Inge Haaland.
Setelah momen pahit tersebut, kedua tim sempat kembali bertemu dalam laga bertajuk FIFA Matchday edisi 2006, namun Brasil lagi-lagi harus puas dengan hasil imbang 1-1 dan gagal memutus catatan buruk mereka.
Baca Juga: Cetak Gol ke-20 di Piala Dunia 2026, Messi Pertegas Dominasi
Kini, memori kelam puluhan tahun silam tersebut kembali diputar ulang secara sempurna di babak gugur Piala Dunia 2026 dini hari tadi melalui kekalahan dengan skor yang identik.
Hasil Brasil vs Norwegia yang berakhir 1-2 seolah membuktikan bahwa taktik modern sekaliber Carlo Ancelotti pun tidak berdaya untuk menghancurkan tembok kutukan yang sudah mengakar kuat. Kegagalan penalti di menit-menit akhir pertandingan menjadi penutup dramatis yang kian menegaskan bahwa Norwegia adalah Brazilian Nightmare atau mimpi buruk abadi bagi Brasil.
Dengan tambahan hasil dari pertandingan dini hari tadi, Norwegia sukses memperpanjang rekor superior mereka menjadi tiga kemenangan dan dua hasil imbang tanpa sekalipun menyentuh kekalahan dari Brasil.
Baca Juga: AC Milan Dibuat Pusing soal Christian Pulisic, Solusi Belum Ada
Catatan sejarah luar biasa ini dipastikan akan menjadi bumbu rivalitas yang sangat menarik untuk terus diperbincangkan dalam sejarah olahraga dunia. Bagi Timnas Brasil, runtuhnya ambisi mereka di tahun ini menjadi tamparan keras bahwa nama besar dan taburan pemain bintang di atas kertas tidak akan pernah cukup untuk meruntuhkan keangkuhan sebuah takdir sejarah di atas lapangan hijau.
Editor : Prihadi Zoldic