LombokPost - Rencana Arsenal untuk memperkuat lini tengah mereka di bursa transfer musim panas ini mendapat sorotan tajam. Klub raksasa London Utara tersebut secara mengejutkan disarankan untuk segera mundur dari perburuan tanda tangan gelandang andalan Newcastle United, Bruno Guimaraes, karena nilai transfernya yang dianggap sudah tidak masuk akal sehat.
Sebelumnya, Arsenal dilaporkan telah melayangkan tawaran verbal mengejutkan senilai £45 juta untuk memboyong Bruno Guimaraes bulan lalu. Namun, proposal awal dari manajemen Meriam London tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh pihak Newcastle United yang emoh kehilangan pemain bintangnya dengan harga murah.
Meski sempat ditolak, Arsenal awalnya diprediksi bakal kembali memberikan penawaran kedua yang jauh lebih menggiurkan di angka £60 juta. Rumor transfer ini sempat menguat setelah muncul laporan bahwa sang gelandang asal Brasil itu sendiri yang meminta kepada pihak manajemen Newcastle untuk memuluskan langkahnya menuju Emirates Stadium demi bergabung dengan skuad Arsenal.
Baca Juga: Ditinggal Bintang, Newcastle United Malah Borong Daun Muda Arsenal FC di Bursa Transfer Pemain
Sejak didatangkan dari Lyon senilai £40 juta pada tahun 2022 lalu, Bruno Guimaraes memang menjelma menjadi idola publik St James' Park setelah sukses membawa The Magpies lolos ke Liga Champions. Namun, kegagalan Newcastle yang hanya mampu finish di peringkat ke-12 Premier League musim lalu membuat pemain berusia 28 tahun itu ngebet mencari klub baru, dan Arsenal menjadi destinasi impiannya.
Kesempatan untuk bergabung dengan skuad asuhan Mikel Arteta di Arsenal tentu menjadi daya tarik yang luar biasa. Sayangnya, manajemen Arsenal kini dikabarkan mulai berpikir dua kali karena Newcastle United kabarnya mematok harga selangit mencapai £100 juta bagi siapapun yang ingin menebus Bruno Guimaraes musim panas ini.
Keputusan Arsenal untuk mulai menarik diri dari perburuan ini dinilai sebagai langkah yang sangat bijak oleh mantan winger Timnas Inggris dan Newcastle, Chris Waddle. Secara blak-blakan, Waddle mengaku sangat heran dan tidak mengerti mengapa Arsenal begitu ngotot mengejar pemain yang posisinya tidak terlalu mendesak bagi skuad mereka.
Baca Juga: Aston Villa Pasang Banderol Selangit, Masa Depan Morgan Rogers ke Arsenal Masih Abu-abu
"Saya benar-benar tidak paham dengan strategi Arsenal. Mereka sudah memiliki kedalaman skuad yang sangat besar saat ini, dan saya tidak mengerti mengapa mereka terus-menerus dikaitkan dengan pemain seperti Bruno Guimaraes," ungkap Chris Waddle.
Waddle juga menambahkan faktor usia dan investasi jangka panjang yang dinilai akan merugikan Arsenal. "Ingat, usianya sudah hampir 30 tahun dan dia pasti akan menuntut kontrak minimal empat tahun. Sangat mengejutkan jika Arsenal dikaitkan dengannya. Anda tentu tidak ingin membayar £50 juta hingga £70 juta untuk pemain yang tidak akan memberikan keuntungan finansial kembali di masa depan bagi Arsenal," pungkasnya.
Langkah Bruno Guimaraes di panggung internasional sendiri baru saja terhenti setelah Timnas Brasil disingkirkan oleh Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia. Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan manajemen Arsenal, apakah mereka akan nekat menggelontorkan dana triliunan atau beralih mencari target transfer lain yang lebih ekonomis.
Editor : Pujo NugrohoSumber : metro.co.uk