LombokPost - AC Milan menargetkan dapat € 150 juta dari aksi penjualan para pemainnya selama jendela transfer kali ini.
Uang itu kemudian akan diputar guna mendatangkan para pemain incaran klub merah hitam tersebut.
AC Milan diyakini telah siap memulai fase dua pergerakan, setelah pada fase pertama sukses mendatangkan 2 rekrutan secara cepat, Goncalo Ramos dan Mario Gila.
Baca Juga: Tiga Pemain AC Milan Mulai Didekati Klub Peminat, yang Terakhir Dipantau Arab Saudi
Untuk memberi pelatih AC Milan Ruben Amorim kebebasan, manajement menargetkan € 150 juta pemasukan dari penjualan 7 pemain.
Mereka adalah sayap serang Rafael Leao yang dibandrol € 60 juta, kemudian striker AC Milan lainnya Santiago Gimenez € 21 juta.
Berikutnya gelandang Youssouf Fofana yang siap dilepas jika ada tawaran € 20 juta, sedangkan bek Fikayo Tomori diharuskan € 15 juta oleh AC Milan.
Bek sayap Pervis Estupinan dihargai € 15 juta, gelandang Ruben Loftus-Cheek € 8 juta, dan Warren Bondo juga € 8 juta.
Tujuan lain rencana aksi cuci gudang AC Milan ini adalah menyeimbangkan neraca after penandatangan Goncalo Ramos dan Mario Gila yang menguras anggaran lebih dari € 104 juta.
Pelepasan banyak pemain ini juga secara signifikan akan memangkas biaya gaji yang harus dikeluarkan AC Milan.
Baca Juga: Ini Pilihan Sulit untuk Santiago Gimenez yang Mulai Kehilangan Tempat di Skuad AC Milan
Soal rekrutan baru berikutnya untuk Ruben Amorim, yang ditarget adalah gelandang serang berkaki kidal dan bek sayap semisal Noussair Mazraoui.
Berbeda dengan musim lalu, Gerry Cardinale sekarang terlibat langsung di AC Milan
Sebagai pemilik AC Milan, Gerry Cardinale kini tidak lagi mendelegasikan semuanya.
Baca Juga: Bidikan AC Milan Mengarah ke Manchester City dan Manchester United Sekaligus
Dia sendiri yang meng-handle negosiasi, contohnya soal perekrutan Mario Gila oleh AC Milan dari Lazio.
Pola baru ini adalah perubahan besar dari gaya sebelumnya sang pemilik AC Milan.
Sedangkan peran pelatih Ruben Amorim di AC Milan adalah mengidentifikasi profil pemain yang dibutuhkan.
Baca Juga: Christopher Nkunku Siap Ambil Peran Sentral di AC Milan
Setelahnya klub bekerja guna mendatangkan nama yang ada, sejauh ini dengan pola itu, chemistry antara Gerry Cardinale dan Ruben Amorim tampak sangat baik.
Artinya, struktur AC Milan semakin jelas dengan komunikasi yang lancar, keputusan yang lebih cepat, dan peran tanggung jawab yang pasti.
Ini adalah sinyal positif untuk AC Milan dalam menatap musim 2026-2027.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post Online