LombokPost--Gelandang Timnas Spanyol Rodri buka suara soal momen kontroversial ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut berusaha bergabung dalam foto bersama skuad Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026.
Dalam sebuah wawancara, Rodri menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Trump.
Namun, ia mengaku tidak ingin Trump berdiri di tengah-tengah skuad dalam momen perayaan tersebut.
"Saya tidak punya masalah dengan Trump. Saya hanya tidak ingin dia berdiri di tengah foto tim kami," ujar Rodri, seperti dikutip dari pernyataannya.
Menurut Rodri, para pemain Spanyol kemudian meminta Trump untuk menepi agar skuad bisa merayakan kemenangan dengan lebih leluasa.
Ia bahkan mengaku sempat mengundang Trump untuk bergeser sehingga para pemain dapat mengangkat trofi bersama-sama.
"Kami dengan sopan memintanya untuk menepi karena dia mencoba masuk ke dalam perayaan kami. Saya bahkan mengundangnya untuk bergeser agar kami bisa mengangkat trofi dengan baik," kata Rodri.
Baca Juga: FIFA Selidiki Kericuhan Argentina vs Spanyol Usai Final Piala Dunia 2026
Momen tersebut menjadi sorotan di tengah perayaan kemenangan Spanyol. La Furia Roja berhasil mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 dan mengangkat trofi juara dunia.
Pernyataan Rodri pun menambah cerita di balik perayaan kemenangan Spanyol.
Di tengah euforia menjadi juara dunia, momen foto bersama skuad justru ikut menjadi perbincangan publik setelah kehadiran Trump dalam perayaan tersebut.
Editor : Kimda FaridaSumber : berbagai sumber