LombokPost — Nama Luis de la Fuente kini terukir abadi sebagai arsitek paling fenomenal dalam lembaran sejarah Timnas Spanyol. Sukses membawa skuad La Roja merengkuh mahkota Piala Dunia 2026, pelatih berusia 65 tahun itu resmi melengkapi koleksi lima trofi bergengsi sepanjang kariernya. Pencapaian Luis de la Fuente membuktikan dominasi dan konsistensi luar biasa yang dibangun sejak dari kelompok umur.
Jejak emas Luis de la Fuente bersama Timnas Spanyol memang tergolong langka di panggung sepak bola modern. Sebelum menjadi Juara Piala Dunia, pelatih berpaspor Spanyol itu sudah mengoleksi gelar Juara Piala Eropa U-19 (2015), Juara Piala Eropa U-21 (2019), UEFA Nations League (2023), hingga EURO 2024. Rentetan trofi ini menjadikan Luis de la Fuente sosok pelatih pertama yang mampu mengawinkan seluruh piala mayor lintas kelompok umur hingga senior.
Baca Juga: Argentina Akan Disanksi Setelah Final Piala Dunia 2026
Sejak dipercaya menukangi tim senior Timnas Spanyol pada akhir 2022, tangan dingin Luis de la Fuente mencatatkan statistik yang mengerikan. Dalam kurun waktu tersebut, tim asuhannya hanya menelan dua kekalahan di seluruh kompetisi resmi. Kedalaman taktik dan regenerasi pemain yang diusung Luis de la Fuente terbukti ampuh mengembalikan La Roja ke takhta tertinggi sepak bola sejagat.
Keberhasilan ini sekaligus menorehkan rekor pribadi yang sangat prestisius. Pada usia 65 tahun 29 hari, Luis de la Fuente mencatatkan namanya sebagai pelatih tertua sepanjang sejarah yang sukses mengunci gelar Juara Piala Dunia, melampaui rekor para juru taktik legendaris terdahulu.
Baca Juga: Belum Cukup 48 Tim, Gianni Infantino Sebut FIFA Lirik Format Piala Dunia 64 Peserta Mulai 2030
Dengan koleksi lima trofi internasional dan statusnya sebagai Juara Piala Dunia, legasi kepemimpinan Luis de la Fuente bersama Timnas Spanyol dipastikan bakal sulit ditandingi. Ia bukan hanya sekadar mempersembahkan gelar, melainkan telah menciptakan era keemasan baru bagi sepak bola Negeri Matador.
Editor : Redaksi Lombok PostSumber : Marca