LombokPost — Tensi panas Final Piala Dunia 2026 rupanya belum juga mereda meski laga telah usai.
Gelandang Timnas Argentina, Leandro Paredes, secara terbuka mengakui telah melakukan aksi pemukulan terhadap bintang muda Spanyol, Gavi, di tengah kericuhan yang pecah sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.
Insiden memanas tersebut dipicu oleh psywar tajam yang dilayangkan Gavi tepat di depan pilar Timnas Argentina.
Menurut pengakuan Leandro Paredes, gelandang belia Barcelona itu menghampirinya dan melontarkan kalimat provokatif yang menyebut bahwa Albiceleste tak lagi bisa menang karena tidak dibantu oleh keputusan wasit maupun VAR.
Merasa kapten sekaligus ikon mereka dilecehkan, Leandro Paredes langsung tersulut emosi.
Pemain berusia senior itu tak terima dengan ucapan Gavi yang dinilainya sangat tidak sopan, terlebih diucapkan di saat para pemain Spanyol sedang merayakan gelar juara dunia.
Baca Juga: Aksi Kocak Marc Cucurella, Bawa Trofi Piala Dunia Pakai Tas Plastik Seolah Tak Berharga
Tanpa pikir panjang, Leandro Paredes langsung menghampiri dan mendaratkan tamparan ke wajah Gavi.
Aksi fisik yang dilakukan Leandro Paredes tersebut seketika memicu bentrokan massal yang melibatkan jajaran pemain serta staf dari kedua kubu di atas lapangan hijau.
Meski mengakui tindakannya melanggar sportivitas, Leandro Paredes justru terkesan membela diri dan menegaskan tak akan tinggal diam jika ada pemain lawan yang mencoba merendahkan sosok Lionel Messi.
Ia mengklaim bahwa reaksi kerasnya adalah bentuk perlindungan spontan terhadap kehormatan rekan setimnya.
Baca Juga: Meski Pindah ke Real Madrid, Chelsea Tetap Tampung Dana Segar FIFA Berkat Marc Cucurella
Tudingan Gavi mengenai bantuan wasit dan VAR seolah menyiram bensin ke dalam api kontroversi yang selama ini mengiringi langkah Timnas Argentina.
Publik sepak bola pun kian menyoroti bagaimana tensi tinggi dan drama perselisihan antara Leandro Paredes dan Gavi menjadi penutup kelam dari panggung akbar tersebut.
Kini, aksi pengakuan jujur namun kontroversial dari Leandro Paredes tersebut berpotensi berbuntut panjang.
Pihak FIFA disinyalir bakal melakukan investigasi mendalam terkait insiden pemukulan terhadap Gavi yang mencoreng penutupan gelaran Final Piala Dunia 2026.
Editor : Kimda FaridaSumber : Tyc Sports