LombokPost– Fakta mengenai perjalanan karier internasional gelandang legendaris N'Golo Kante terkuak ke publik. Mantan rekan setimnya di Leicester City, Jamie Vardy, membongkar rahasia besar bahwa sang pemain nyaris tidak pernah mengenakan seragam kebanggaan Ayam Jantan.
Menurut penuturan Vardy, N'Golo Kante pada awalnya sama sekali tidak berniat untuk membela Timnas Prancis di tingkat internasional. Gelandang bertahan berdaya jelajah tinggi itu justru membulatkan tekad untuk memperkuat Timnas Mali dalam karier profesionalnya.
Pilihan emosional tersebut ingin diambil N'Golo Kante sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada mendiang ayahnya yang berasal dari Mali. "Awalnya, dia tidak ingin bermain untuk Prancis. Dia ingin mewakili Mali untuk ayahnya," ungkap Vardy membongkar niat awal sang sahabat.
Namun, keputusan sentimental tersebut akhirnya luluh setelah orang-orang terdekat di sekelilingnya memberikan pandangan berbeda. Vardy menyebut banyak pihak meyakinkan N'Golo Kante bahwa potensi besarnya jauh lebih dibutuhkan dan berpeluang meraih kejayaan bersama skuad Les Bleus.
Orang-orang di sekitarnya mencoba membuka pikiran sang gelandang dengan kalimat yang terbukti menjadi kenyataan di kemudian hari. "Orang-orang berkata kepadanya: 'Apa yang kau lakukan? Prancis akan memenangkan Piala Dunia!'" lanjut Vardy menirukan desakan tersebut.
Langkah berpaling membela Timnas Prancis akhirnya diambil N'Golo Kante dan terbukti menjadi titik balik paling krusial dalam perjalanan kariernya. Bersama Les Bleus, ia menjelma menjadi benteng kokoh yang tak tergantikan di lini tengah.
Puncaknya, N'Golo Kante sukses membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. Meski demikian, kisah unik dari Vardy ini membuktikan betapa besarnya kecintaan sang pemain terhadap akar keturunan keluarganya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Daily Mail