LombokPost – Hubungan panas antara PSG dan Real Madrid di panggung sepak bola Eropa mendadak kembali membara.
Raksasa Ligue 1 Prancis itu dilaporkan sangat kecewa setelah target perburuan mereka, Yan Diomande, justru memilih membelot dan bergabung dengan El Real.
Kekecewaan mendalam akibat manuver Yan Diomande tersebut memicu reaksi keras dari manajemen Les Parisiens. Pihak PSG dikabarkan meradang dan langsung memasang mode siaga untuk membalas manuver cerdik yang dilancarkan kubu Real Madrid.
Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, menyebut ketegangan akibat perburuan Yan Diomande ini memicu spekulasi anyar di bursa transfer.
PSG kini secara mengejutkan ikut mengincar gelandang jangkar Manchester City Rodri, demi memicu intrik baru.
Baca Juga: Kabar Buruk Manchester City: Rodri Harus Naik Meja Operasi
Langkah mendadak yang diambil PSG tersebut disinyalir sengaja dilakukan untuk mengacaukan rencana strategi Real Madrid.
Raksasa Paris itu memang berniat memicu perang harga sekaligus mempersulit langkah rivalnya dalam perburuan transfer Rodri.
Sikap saling sikut dalam dinamika bursa transfer PSG dan Real Madrid ini sebenarnya bukan hal baru bagi kedua klub kaya raya tersebut.
Hubungan diplomatik kedua belah pihak sebelumnya sudah sempat merenggang cukup lama akibat saga kepindahan Kylian Mbappe.
Baca Juga: Sinyal Makin Kuat, Rodri Tolak Perpanjangan Kontrak Manchester City demi Real Madrid
Kini, perseteruan lama itu kembali membakar tensi tinggi setelah PSG merasa ditikung dalam perburuan Yan Diomande.
Keputusan sang pemain muda yang mantap memilih Santiago Bernabeu langsung menyulut emosi petinggi klub ibu kota Prancis itu.
Jika manuver balasan ini terus berlanjut, dinamika bursa transfer PSG dan Real Madrid dipastikan bakal semakin memanas.
PSG menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan Real Madrid melenggang mulus begitu saja dalam mengamankan kesepakatan transfer Rodri.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Fabriozio Romano