Ini Alasan Fikayo Tomori yang Musim Lalu Andalan AC Milan, Kini Hendak Dijual

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 13:12 WIB
HENDAK DIJUAL: Bek AC Milan Fikayo Tomori. (Istimewa)
HENDAK DIJUAL: Bek AC Milan Fikayo Tomori. (Istimewa)

 

LombokPost - Fikayo Tomori, pada musim 2021-2022 adalah salah satu pilar utama saat AC Milan meraih Scudetto.

Dia cepat, agresif, berani duel satu lawan satu, dan menjadi tandem yang sangat solid di jantung pertahanan AC Milan. 

Namun, beberapa musim setelahnya, performa Fikayo Tomori justru memunculkan tanda tanya bagi AC Milan.

Baca Juga: Liverpool Lirik Pemain AC Milan yang Satu Ini, Bukti Dia Bukan Pemain Biasa

Ada yang mengatakan Fikayo Tomori bukan mengalami penurunan, tapi perkembangannya sangat lambat setelah musim scudetto AC Milan itu.

Musim lalu, statistik Fikayo Tomori di Serie A cukup solid, dengan 33 penampilan dan 31 kali menjadi starter bagi tim merah hitam AC Milan.

Namun rata-rata rating Fikayo Tomori tak mencapai 7, dengan 6 kartu kuning dan 1 kartu merah dalam semusim. 

Baca Juga: Rangkuman Kabar 4 Pemain AC Milan Terkait Bursa Transfer, yang Terakhir Paling Mungkin Bertahan

Dari sisi menit bermain, dia masih sangat terpercaya, tapi dari variabel lain, Fikayo Tomori tak lepas dari sejumlah sorotan. 

LATIHAN BARENG: Bek AC Milan Fikayo Tomori (depan) berlatih bersama rekan-rekannya. (Istimewa)
LATIHAN BARENG: Bek AC Milan Fikayo Tomori (depan) berlatih bersama rekan-rekannya. (Istimewa)

 

Misalnya, Fikayo Tomori dianggap terlalu terburu-buru saat menghadapi situasi satu lawan satu di lini pertahanan AC Milan. 

Bek asal Inggris itu tampak panik ketika mendapat tekanan intens dari barisan penyerang lawan.

Baca Juga: Dilema AC Milan terkait Penjualan Rafael Leao, Ambil walau Sedikit, atau Tidak Sama Sekali

Fikayo Tomori juga disoroti dalam hal distribusi bola, masalahnya kini sistem pelatih AC Milan Ruben Amorim sangat membutuhkan bek yang mampu membangun serangan. 

Hal itu tak dimiliki Fikayo Tomori, yang bahkan beberapa kali kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial AC Milan. 

Di era Ruben Amorim, tuntutan terhadap seorang bek tengah tidak hanya soal bertahan, tapi mampu menjadi titik awal serangan.

Baca Juga: Ini soal 3 Pemain Muda AC Milan, Satu Rekrutan Baru Datang, Satu Pemain Lama Siap Pergi, Satu Wonderkid Pasti Bertahan

Jika bisa bertahan, Fikayo Tomori masih ingin tetap bersama AC Milan, tapi Ruben Amorim yang belum tentu menginginkannya. 

Dua nama baru untuk bek AC Milan, Mario Gila dan Sankhoun Diawara telah datang, membuat posisi Fikayo Tomori juga makin tidak aman. 

HENDAK DIJUAL: Bek AC Milan Fikayo Tomori. (Istimewa)
HENDAK DIJUAL: Bek AC Milan Fikayo Tomori. (Istimewa)

 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sankhoun Diawara fikayo tomori Ruben Amorim ac milan