IFAB Akui Kekeliruan Prosedur VAR di Piala Dunia 2026, Kartu Merah Breel Embolo Jadi Sorotan

Ivan.Mardiansyah • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 14:19 WIB
IFAB akui salah prosedur VAR di Piala Dunia 2026 saat ganjat kartu merah Breel Embolo lawan Argentina. Simak klarifikasi resminya
IFAB akui salah prosedur VAR di Piala Dunia 2026 saat ganjat kartu merah Breel Embolo lawan Argentina. Simak klarifikasi resminya

LombokPost – Gelaran Piala Dunia 2026 menyisakan kontroversi tajam terkait penggunaan teknologi di atas lapangan hijau. Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional atau IFAB secara terbuka akhirnya mengakui adanya kekeliruan dalam penerapan Video Assistant Referee (VAR) pada turnamen akbar antarnegara tersebut.

Salah satu insiden krusial yang disorot secara khusus oleh IFAB adalah keputusan kartu merah kontroversial yang diterima penyerang timnas Swiss, Breel Embolo. Momen tersebut terjadi saat Swiss berhadapan dengan Argentina di babak perempat final Piala Dunia 2026 yang memicu perdebatan luas dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Gila, Arsenal Siapkan Kontrak Rekor Terbesar Sejarah demi Boyong Vinicius Jr dari Real Madrid

Melalui klarifikasi resmi yang dirilis Selasa (28/7/2026), IFAB menegaskan bahwa perangkat pertandingan atau wasit tidak seharusnya menggunakan VAR untuk memberikan kartu kepada pemain yang bukan merupakan objek utama dari peninjauan video tersebut.

Dalam penjelasan poin ketiga klarifikasi tersebut, IFAB menyatakan bahwa VAR memang berwenang membantu wasit mengoreksi kesalahan identitas pemain yang menerima kartu. Namun, teknologi VAR tidak boleh digunakan untuk membatalkan hukuman satu pemain lalu mengalihkannya dengan memberikan kartu kepada pemain lain, termasuk dalam situasi kasus dugaan simulasi.

Baca Juga: PSG Mengamuk Yan Diomande Dicuri Real Madrid, Siap Ganggu Transfer Rodri

"VAR tidak berwenang memberikan kartu kepada pemain selain yang menjadi objek peninjauan," demikian bunyi penegasan resmi dari IFAB saat mengulas kembali rekaman pertandingan Piala Dunia 2026 tersebut.

Pengakuan terbuka dari IFAB ini mendadak jadi sorotan publik dunia karena menegaskan adanya kesalahan prosedur fatal dalam penggunaan VAR di laga sepenting perempat final. Kendati demikian, sesuai regulasi, pengakuan ini tidak serta-merta mengubah hasil akhir pertandingan yang telah berlalu.

Pernyataan resmi dari IFAB ini diharapkan bisa menjadi evaluasi total serta pedoman penting bagi seluruh korps baju hitam. Tujuannya agar penerapan teknologi VAR di kompetisi mendatang berjalan lebih konsisten dan sepenuhnya tunduk pada Laws of the Game.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Reuters
IFAB Timnas Swiss var Breel Embolo piala dunia 2026