LombokPost – Bintang lini tengah Manchester City, Rodri, makin tegas menentukan arah masa depannya di panggung bursa transfer musim panas ini.
Raksasa Liga Prancis, PSG, dikabarkan mencoba melakukan manuver kejutan dengan menelepon sang gelandang secara langsung.
Namun, respons yang didapat raksasa Paris tersebut justru penolakan dingin dan menohok dari sang pemain.
Pendekatan agresif yang dilancarkan pihak PSG secara personal rupanya sama sekali tak meluluhkan pendirian Rodri.
Klub kaya raya asal Prancis tersebut sejatinya berniat menyodorkan proyek olahraga ambisius demi memboyong sang pemain ke Parc des Princes.
Sayang, niat mulia tersebut langsung kandas sebelum negosiasi dimulai.
Baca Juga: PSG Mengamuk Yan Diomande Dicuri Real Madrid, Siap Ganggu Transfer Rodri
Alih-alih tertarik mendengarkan nilai kontrak fantastis yang telah disiapkan manajemen PSG, Rodri justru langsung memotong perbincangan di telepon.
Penyerang ruang negosiasi itu seketika tertutup rapat karena sang pemain enggan mendengar lebih jauh detail tawaran yang ingin disampaikan.
Jawaban yang dilontarkan gelandang andalan timnas Spanyol itu terbilang sangat singkat namun tegas.
Rodri hanya menjawab, "Tidak, terima kasih," dengan nada dingin tanpa ragu sedikit pun saat merespons panggilan dari perwakilan PSG.
Baca Juga: Kabar Buruk Manchester City: Rodri Harus Naik Meja Operasi
Penolakan tegas tanpa kompromi ini kian memperjelas spekulasi yang beredar belakangan ini.
Sang peraih Bola Emas Piala Dunia 2026 tersebut disinyalir telah membulatkan tekad dan memprioritaskan tujuannya hanya untuk satu klub, yaitu Real Madrid.
Langkah berani Rodri yang tak acuh terhadap iming-iming dana besar dari PSG tentu melegakan pendukung Los Blancos.
Kesetiaan sang pemain menanti pinangan resmi membuat posisi bargaining raksasa Spanyol tersebut makin kuat di meja perundingan.
Kini, keputusan tegas menolak panggilan PSG semakin memuluskan jalan Real Madrid untuk merampungkan saga transfer ini.
Dengan tersingkirnya pesaing terberat dari Prancis, kepindahan Rodri menuju Santiago Bernabeu diperkirakan tinggal menunggu momentum yang tepat.
Editor : Kimda FaridaSumber : L'Equipe