LombokPost - Nomor 9 AC Milan selepas era Filippo Inzaghi tampak tak begitu bersahabat dengan para striker lain.
Bagi Milanisti, nomor punggung 9 milik AC Milan memang sangat identik dengan satu nama, Filippo Inzaghi alias Super Pippo.
Selama 11 musim membela Rossoneri, Filippo Inzaghi menjadikan nomor 9 sebagai simbol ketajaman seorang penyerang.
Baca Juga: Tak Melulu soal Belanja, AC Milan Perlu Belajar Gercep Merelakan dan Menjual Pemain
Bersama AC Milan dia mencatat 300 penampilan dengan 126 gol.
Filippo Inzaghi juga mempersembahkan 2 Scudetto, 2 Liga Champions, serta berbagai trofi bergengsi lainnya di lemari AC Milan.
Filippo Inzaghi juga dikenang berkat dua gol ikoniknya di final Liga Champions 2007 melawan Liverpool yang membawa AC Milan meraih gelar ketujuh.
Baca Juga: Begini Nego Alot Fenerbahce, Rafael Leao, dan AC Milan
Itu adalah pembalasan dendam setelah kekalahan menyakitkan AC Milan atas tim yang sama dua tahun sebelumnya fi final Liga Champions.
Momen itu juga ada saat terakhir AC Milan menjadi juara Liga Champions, sudah 19 tahun lamanya.
Kemudian, sejak Filippo Inzaghi pensiun pada 2012, tepat 14 tahun lalu, nomor 9 AC Milan seolah kehilangan auranya.
Baca Juga: Fabrizio Romano Sebut AC Milan Hanya Mau Cash, € 50 Juta Minimal untuk Rafael Leao
Satu per satu striker datang dengan harapan besar, Alexandre Pato yang semula identik dengan nomor 7 dipasangkan nomor 9, dan hasilnya sungguh mengecewakan bagi AC Milan.
Ada juga Alessandro Matri, Fernando Torres, Mattia Destro, Luiz Adriano, Gianluca Lapadula, Andre Silva, Gonzalo Higuain, Krzysztof Piatek, hingga Mario Mandzukic yang kesemuanya seolah terkena kutukan nomor 9 AC Milan.
Praktis, saat era Olivier Giroud saja Milanisti sempat bersemangat, melihat nomor 9 AC Milan kembali mengerikan.
Baca Juga: Fabrizio Romano Sebut AC Milan Hanya Mau Cash, € 50 Juta Minimal untuk Rafael Leao
Namun setelahnya, Luka Jovic kembali gagal dengan kostum nomor 9 AC Milan, pun demikian dengan Niclas Fullkrug yang sepanjang setengah musim lalu membela AC Milan hanya mencetak sebiji gol.
Terkecuali Olivier Giroud, semua gagal memenuhi ekspektasi, karena itulah, lahirlah istilah yang akrab di telinga Milanisti adalah "kutukan nomor 9".
Kini, tantangan itu berada di pundak Goncalo Ramos, striker AC Milan yang dibeli seharga € 74 juta sekaligus memecahkan rekor transfer klub sepanjang masa.
Baca Juga: 90 Persen Pemain AC Milan Tak Akan Hadiri Pemakaman Legenda Franco Baresi
Apakah ia akan menjadi korban berikutnya? Atau justru menjadi striker yang benar-benar mengembalikan wibawa nomor 9 AC Milan? Layak dinanti.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post Online