Federasi Sepak Bola Norwegia Serukan Presiden FIFA Gianni Infantino Mundur

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 23:29 WIB
 Gianni Infantino
Gianni Infantino

LombokPost— Gelombang penolakan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino di induk organisasi sepak bola dunia (FIFA) memasuki babak baru. Presiden FIFA Gianni Infantino dikecam oleh Federasi Sepak Bola Norwegia minggu ini karena federasi terbaru menyerukan agar ia mundur.

Langkah tegas ini menjadi preseden baru di tengah krisis kepercayaan yang menerpa jajaran pimpinan tertinggi lembaga tersebut. Norwegia adalah federasi pertama yang secara langsung menyerukan agar presiden FIFA mundur karena kontroversi seputar Infantino terus meningkat hingga mencapai titik didih.

Meskipun gejolak internal terus menguat, dukungan politik bagi Infantino masih mengalir dari sejumlah otoritas regional. Pada Rabu malam, Infantino mendapat "dukungan penuh" dari dewan manajemen FIFA sebelum didukung oleh Afrika (CAF), Argentina, dan Meksiko pada hari-hari berikutnya.

Terlepas dari dukungan tersebut, boikot UEFA terhadap turnamen FIFA masih berlaku dan mereka bergabung dengan AFC dan CONCACAF yang sangat ingin melihat Infantino digantikan sebagai presiden.

Rencana kebijakan kontroversial terkait komersialisasi kejuaraan antarnetgara menjadi salah satu pemantik utama penolakan konfederasi benua. Concacaf menggambarkan proposal Infantino sebagai "gejala kepemimpinan yang telah berhenti memprioritaskan sepak bola" atas rencananya untuk mengizinkan investasi swasta ke Piala Dunia, rencana yang sejak itu telah dibatalkan.

Sikap resmi dari skandinavia ditegaskan secara terbuka oleh pimpinan organisasi sepak bola negara tersebut. Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF), Lise Klaveness, mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada kepercayaan pada Infantino dan tidak ada jalan kembali dari tindakannya.

Sikap skeptis terhadap kapasitas kepemimpinan Infantino dinilai berpotensi mengganggu stabilitas tata kelola olahraga global. "Dia (Infantino) tidak memiliki kepercayaan institusional yang dibutuhkan untuk memimpin FIFA secara stabil di masa-masa sekarang ini.

"Tidak ada jalan kembali bagi Gianni Infantino. Kerja sama sepak bola internasional sangat bermasalah, dan kita harus memiliki alasan untuk bersatu sekarang, dan kita ingin meminta presiden FIFA untuk mengundurkan diri sekarang.

"Kita akan melihat negara mana lagi yang akhirnya bergabung, jika itu menjadi strategi dari dewan UEFA. Kita tidak akan meminta pertemuan luar biasa (dewan UEFA), kita akan memintanya untuk mengundurkan diri dalam dialog kita dengan FIFA."

Dinamika internal otoritas sepak bola dunia kini menunjukkan polarisasi yang mendalam. Sepak bola terpecah belah mengenai Infantino saat ia mencoba untuk tetap bertahan sebagai presiden, posisi yang sangat tidak mungkin akan dipertahankannya ketika pemilihan berlangsung tahun depan.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
gianni infantino FIFA