LombokPost - Roda kehidupan berputar, tidak statis di satu titik, frasa itu agaknya cocok menggambarkan dua gelandang AC Milan, Yunus Musah dan Youssouf Fofana.
Yunus Musah yang musim lalu masih dipinjamkan AC Milan karena tak masuk skema pelatih terdahulu, sekarang lebih besar kemungkinan bertahan daripada pergi.
Pelatih baru AC Milan Ruben Amorim sangat mengapresiasi Yunus Musah.
Baca Juga: AC Milan Kebanyakan Gelandang, Samuele Ricci dan Youssouf Fofana Hampir Pasti Dibuang
Ruben Amorim melihat dia sebagai bagian dari proyek AC Milan, cocok dengan skema miliknya.
Padahal, Yunus Musah juga pernah ada dalam listing pemain AC Milan untuk dijual.
Masalahnya tak ada klub yang benar-benar ingin membelinya, bahkan Atalanta yang musim lalu meminjam Yunus Musah dari AC Milan memutuskan tak menebus pemain itu.
Baca Juga: Dokocok Chelsea 3-0, Bukti AC Milan Masih Harus Berbenah, Dua Nama Ini Hampir Pasti Dijual
Tapi posisi Ruben Amorim sekarang beda, dia mau Yunus Musah bertahan di AC Milan.
Yunus Musah berubah status dari pemain yang hendak disingkirkan, jadi pemain yang diyakini akan berguna bagi AC Milan, sehingga hendak dipertahankan.
Berbanding terbalik, nasib gelandang AC Milan lainnya Youssouf Fofana malah berlawanan dengan Yunus Musah.
Baca Juga: Fix, Pemain Muda Penuh Potensi Ini Jadi Bagian Penting AC Milan 2026-2027, Tak Akan Dipinjamkan
Musim lalu Youssouf Fofana adalah andalan AC Milan asuhan Massimiliano Allegri.
Di lini tengah AC Milan, Youssouf Fofana membentuk trio bersama Luka Modric dan Adrien Rabiot.
Tapi kini dia malah hendak dijual AC Milan, karena dianggap tak cocok dengan skema pelatih Ruben Amorim.
Baca Juga: AC Milan Bidik Pemain yang 3,5 Tahun lalu Diminati Paolo Maldini untuk Gantikan Rafael Leao
Jika ada klub yang menawarkan € 20 juta untuk AC Milan, klub merah hitam itu akan dengan senang hati melepas Youssouf Fofana, sang gelandang.
Roda kehidupan memang berputar, kadang di atas kadang di bawah, dan itu kini sedang dialami dua gelandang AC Milan, Yunus Musah dan Youssouf Fofana.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post