LombokPost – Penyerang Bayern Munich, Harry Kane, secara terbuka membidik trofi Ballon d'Or usai menerima penghargaan European Golden Shoe (Sepatu Emas Eropa) keduanya di München pada Rabu (19/8/2026).
Kapten tim nasional Inggris tersebut berhak atas Sepatu Emas Eropa setelah mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak di kasta tertinggi liga-liga Eropa sepanjang musim lalu.
Sebelumnya, Kane pernah memenangkan penghargaan serupa pada musim 2023-2024 usai menjalani musim debut yang produktif bersama Die Roten. Kendati demikian, striker berusia 33 tahun itu menyebut pencapaian tahun ini terasa jauh lebih berkesan.
"terasa jauh lebih istimewa dibandingkan yang pertama," kata Kane.
Sepanjang musim lalu, Kane mengemas 36 gol hanya dalam 31 pertandingan Bundesliga—catatan gol terbanyak ketiga dalam satu musim sejarah kompetisi kasta teratas Liga Jerman. Performa impresifnya turut mengantar Bayern Munich mengunci gelar ganda (double winner) di kancah domestik.
Di level internasional, Kane mencetak enam gol pada ajang Piala Dunia. Tambahan tersebut mengukuhkannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi timnas Inggris di ajang Piala Dunia dengan total 14 gol. Secara akumulatif, Kane mengoleksi 73 gol untuk klub dan negara sepanjang musim 2025-2026.
Optimisme Hadapi Pengumuman Ballon d'Or
Atas pencapaian statistik yang luar biasa tersebut, Kane berharap dapat memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola usai menutup periode yang ia sebut sebagai musim terbaik dalam kariernya.
"Tentu saja, hal itu di luar kendali saya. Saya tahu akan banyak pembicaraan mengenai hal ini mulai sekarang hingga bulan Oktober saat pengumuman dilakukan," ujarnya.
"Pada akhirnya, saya telah melakukan segalanya dengan kemampuan terbaik saya musim lalu. Itu adalah musim terbaik saya sejauh ini. Saya meraih banyak pencapaian bersama tim-tim yang saya bela."
Di kancah antarklub Eropa, Kane sukses membawa Bayern Munich melangkah hingga babak semifinal Liga Champions sebelum kalah tipis dari tim yang keluar sebagai juara, Paris Saint-Germain (PSG).
Sementara di tingkat negara, ia memimpin timnas Inggris hingga semifinal Piala Dunia sebelum akhirnya takluk 1-2 dari Argentina.
Sejajar dengan Para Legenda
Lewat torehan dua Sepatu Emas Eropa, nama Harry Kane kini sejajar di papan atas striker elit sejarah sepak bola. Sejauh ini, hanya peraih Ballon d'Or terbanyak, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, yang mengoleksi trofi Sepatu Emas lebih banyak dari Kane.
Messi tercatat memenangkan penghargaan tersebut sebanyak enam kali—seluruhnya saat membela Barcelona. Sementara Ronaldo meraihnya empat kali, yakni tiga kali bersama Real Madrid dan sekali saat berseragam Manchester United.
Mengenai peluangnya merebut trofi Ballon d'Or 2026 yang dijadwalkan diserahkan di London pada akhir Oktober mendatang, Kane menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada publik dan juri.
"Itu adalah topik untuk diperdebatkan oleh kalian dan para penggemar," kata Kane.
"Hal itulah yang membuat Ballon d'Or begitu istimewa. Banyak pemain yang telah menjalani musim-musim yang hebat."
Di samping perburuan gelar individu, Kane mengonfirmasi pada Senin bahwa dirinya akan segera memulai negosiasi perpanjangan kontrak bersama Bayern Munich, mengingat masa baktinya saat ini bakal berakhir pada 2027.
Editor : Redaksi Lombok Post