LombokPost – Kepindahan gelandang Liverpool, Curtis Jones, ke Inter Milan dilaporkan makin mendekati kenyataan. Besaran biaya transfer yang disepakati oleh kedua belah pihak kini telah terungkap ke publik.
Masa depan Jones di Anfield kian tidak pasti setelah durasi bermainnya berkurang drastis di Merseyside. Situasi tersebut dimanfaatkan oleh Inter Milan yang gencar melakukan pendekatan selama beberapa bulan terakhir.
Gelandang lulusan akademi Liverpool tersebut dikabarkan tertarik untuk melakoni tantangan baru di Serie A. Pihak The Reds sendiri memutuskan untuk menurunkan angka permintaan harga pada bulan ini demi merampungkan penjualan sang pemain di pekan-pekan terakhir bursa transfer musim panas.
Pakar transfer Ben Jacobs mengungkapkan bahwa Jones—yang kini menyisakan kontrak satu tahun—akan hengkang dengan nilai transfer yang wajar. Langkah ini diambil agar Liverpool dapat memanfaatkan dana penjualan untuk menginvestasikannya kembali pada target pemain lain.
"Inter sedang melakukan pembicaraan langsung dengan Liverpool untuk merampungkan kesepakatan bagi Curtis Jones.
"Paket atau struktur kesepakatan yang sedang dibahas serupa dengan nilai €35 juta saat Inter merekrut Djed Spence. Pembicaraan berjalan ke arah yang positif," ungkap Ben Jacobs.
Belajar dari Pengalaman Transfer Bebas Transfer
Manajemen Liverpool memilih bersikap rasional dan hati-hati dalam mengelola tahun terakhir kontrak Jones. Langkah ini diambil guna menghindari terulangnya skenario kepergian pemain secara gratis, seperti yang pernah terjadi pada Ibrahima Konate, Andrew Robertson, dan Trent Alexander-Arnold.
Kondisi sisa kontrak yang singkat tersebut membatasi nilai jual yang bisa dipatok The Reds. Alhasil, klub hanya mengantongi biaya transfer di kisaran 30 juta poundsterling untuk playmaker yang telah mengemas lebih dari 200 penampilan, 22 gol, dan 25 assist untuk Liverpool tersebut.
Pada musim lalu, Jones hanya tercatat 18 kali tampil sebagai starter dari total 34 penampilannya di Premier League. Peluangnya untuk mendapatkan menit bermain reguler diproyeksikan kian menipis di bawah komando manajer baru Andoni Iraola, yang membuatnya makin mantap memilih opsi hengkang.
Editor : Redaksi Lombok Post