LombokPost - Pergerakan Arsenal di bursa transfer musim panas ini benar-benar menguji kesabaran para fans. Ambisi besar Mikel Arteta untuk memperkuat lini serang timnya harus menghadapi tembok tebal. Setelah gagal mendaratkan Vinicius Junior, perburuan pemain baru dalam dinamika transfer justru makin berliku akibat lonjakan harga pemain di pasar Eropa.
Kondisi pasar kian memanas setelah Chelsea memboyong Morgan Rogers dengan nilai fantastis. Dampaknya langsung terasa pada agenda transfer Arsenal, di mana PSG kini melabeli Bradley Barcola dengan harga tinggi mencapai Rp 2,7 triliun. Angka tersebut membuat manuver Arsenal terhambat, meski peluang menyalip Liverpool di menit-menit akhir bursa transfer masih terus terbuka.
Padahal, sosok Barcola dipandang sebagai opsi paling ideal dalam proyeksi transfer Arsenal untuk menggantikan posisi Gabriel Martinelli. Winger berusia 23 tahun tersebut tampil sangat tajam dan dinilai punya potensi besar untuk menjadi pembeda. Tak heran jika nama Barcola sempat menduduki prioritas teratas dalam daftar belanja transfer Arsenal.
Baca Juga: Fenerbahce Goda Cristhian Mosquera, Arsenal Rela Lepas?
Sembari memantau situasi Barcola, manajemen kini mengalihkan fokus transfer pada penyerang alternatif seperti Julian Alvarez. Di saat bersamaan, pergerakan Arsenal juga menyasar investasi jangka panjang demi mengamankan prospek lini depan di masa depan.
Kabar mengejutkan datang ketika radar Arsenal mendadak mengarah pada pemuda 17 tahun asal Georgia, Andria Bartishvili. Keputusan dalam skema transfer Arsenal ini diambil setelah mereka sebelumnya gagal mengamankan Jeremy Monga yang ditikung oleh Manchester City.
Langkah konkret pun diambil manajemen. Dalam pergerakan terbaru transfer Arsenal, penawaran kontrak telah dilayangkan kepada Bartishvili yang kini membela Iberia. Kehadiran Bartishvili diproyeksikan menjadi aset masa depan yang sangat berharga bagi arah transfer Arsenal.
Baca Juga: Gabriel Martinelli Kian Dekat ke Al-Hilal, Arsenal Siap Panen Rekor Penjualan Termahal
Menariknya, target muda dalam manuver transfer Arsenal ini kerap dijuluki sebagai "Khvicha Kvaratskhelia Baru". Gaya mainnya yang mengandalkan keahlian dribel dan kontrol bola ciamik dinilai sanggup memberikan dampak besar bagi masa depan transfer Arsenal di kompetisi mendatang.
Editor : Pujo NugrohoSumber : footballfancast.com