LombokPost -AC Milan mengambil sikap tegas terhadap Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, dan Santiago Gimenez.
Ketiganya harus menemukan klub baru jika ingin mendapatkan kesempatan bermain.
Sejatinya ada 4 nama yang diultimatum AC Milan, satu lainnya adalah Christopher Nkunku yang kini sudah pindah ke RB Leipzig.
Baca Juga: Soal Striker AC Milan, Francesco Camarda Adalah Wakil Utama Goncalo Ramos
Christopher Nkunku bergabung dengan RB Leipzig dengan status pinjaman dari AC Milan plus opsi pembelian.
Menariknya, AC Milan akan menanggung 50 persen dari gaji Christopher Nkunku, mengindikasikan klub memang melakukan berbagai cara untuk mendepak pemain tak terpakai.
Kemudian jika tidak ada solusi hingga bursa transfer ditutup, 3 nama tersisa tidak akan diintegrasikan kembali ke dalam skuad.
Baca Juga: Drama Rafael Leao Belum Usai, AC Milan Sudah Oke, Pemain Belum Pilih Galatasaray atau Aston Villa
Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, dan Santiago Gimenez bahkan kemungkinan tak akan duduk di bench pemain cadangan.
Bahkan, ketiga pemain tersebut berisiko menghabiskan waktu di tribun hingga Januari, ketika bursa transfer musim dingin kembali dibuka kembali.
Ini bukan lagi sekadar sinyal bahwa mereka tidak masuk dalam rencana AC Milan.
Baca Juga: Pemain AC Milan Ini Siap Mulai Petualangan Baru di Klub Milik Taipan Indonesia Como
AC Milan tampaknya benar-benar ingin memaksa penyelesaian masa depan ketiganya, Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, dan Santiago Gimenez.
Misalnya untuk situasi Fikayo Tomori sendiri memang sudah memasuki fase serius, dengan laporan sebelumnya menyebut AC Milan telah memberi tahu sang bek bahwa dirinya berada di pasar transfer.
Soal Santiago Gimenez, masih belum ada kesepakatan antara Porto dan AC Milan.
Baca Juga: Aston Villa Berupaya Gagalkan Transfer Rafael Leao ke Galatasaray, dengan Menggoda AC Milan
Masalahnya terutama di soal angka akhir transfer Santiago Gimenez setelah kontak terbaru.
Santiago Gimenez sudah punya kesepakatan pribadi dengan Porto, kini kedua klub akan mencoba melihat apakah masih ada celah untuk menyelesaikan deal dalam beberapa jam ke depan.
Pertanyaannya sekarang apakah keputusan sekeras ini merupakan langkah tepat dari AC Milan, atau justru terlalu berisiko jika mereka gagal menemukan klub baru.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post Online