LombokPost - Here we go, Galatasaray akhirnya mencapai kesepakatan dengan AC Milan untuk mendatangkan Rafa Leao dengan harga € 45jt yang ermasuk add-On di dalamnya.
Klub Inggris Aston Villa juga sempat mengincar Rafael Leao, tapi akhirnya sang pemain memutuskan pindah ke Galatasaray.
Sebuah langkah bijak dari Rafael Leao, karena Galatasaray termasuk klub terbesar di Turki dengan jaminan berlian di Liga Champions setiap musimnya.
Baca Juga: 1 dari 4 Kwartet Tak Terpakai AC Milan Sudah Out, Tersisa 3 Nama Lagi yang Ingin Dibuang
Sedangkan Aston Villa kendati berada di liga nomor satu, Liga Inggris sangat susah untuk bisa menembus Liga Champions Eropa, karena lebih merupakan klub papan tengah.
Rincian kesepakatan adalah € 43jt + bonus add-On € 2jt, termasuk sell-on clause 20 persen disertakan AC Milan yang disanggupu Galatasaray.
Rafael Leao hengkang setelah 7 musim membela Rossoneri, termasuk berjasa ikut mempersembahkan 1 scudetto bagi AC Milan.
Baca Juga: Soal Striker AC Milan, Francesco Camarda Adalah Wakil Utama Goncalo Ramos
Rafael Leao, dari AC Milan ke Galatasaray, pemain Portugal itu memutuskan untuk menerima tawaran fantastis klub Turki tersebut dengan gaji sebesar € 12 juta per musim.
Manajeman AC Milan tidak mengubah pendirian mereka sama sekali untuk menjual pemain tersebut, yang secara pribadi mengumumkan selama Piala Dunia bulan Juni lalu, bahwa waktunya bersama Rossoneri telah berakhir.
Setelah berkarir selama tujuh musim di AC Milan, Rafael Leao mencetak total 80 gol dan 65 assist.
Baca Juga: Drama Rafael Leao Belum Usai, AC Milan Sudah Oke, Pemain Belum Pilih Galatasaray atau Aston Villa
Selain telah memenangkan Scudetto di musim 2021-2022, ada juga Piala Super Italia pada Januari 2025 di Arab Saudi yang dimenangkan AC Milan bersama Rafael Leao.
Setelah tiba dari Lille pada awal musim 2019-2920, pemain kelahiran 1999 itu tepat hari ini dijual seharga € 43 juta, ditambah dengan € 2 juta dalam potensi bonus.
Sekali lagi, AC Milan juga menyertakan klausul 20 persen presentase penjualan Rafael Leao di masa depan.
Baca Juga: Pemain AC Milan Ini Siap Mulai Petualangan Baru di Klub Milik Taipan Indonesia Como
Penjualan Rafael Leao akan memungkinkan AC Milan untuk sebagian mengembalikan investasi yang telah dilakukan sejauh ini untuk memperkuat skuad Ruben Amorim.
Pada saat yang sama, hal ini akan memungkinkan klub untuk melakukan penghematan anggaran gaji yang signifikan dari Rafael Leao, yang merupakan salah satu tertinggi di AC Milan.
AC Milan juga menghindari keharusan mengelola pemain yang hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya pada akhir musim 2026-2027 nanti, karena ontrak Rafael Leao berakhir pada 30 Juni 2028.
Baca Juga: Aston Villa Berupaya Gagalkan Transfer Rafael Leao ke Galatasaray, dengan Menggoda AC Milan
Berdasarkan kalkulasi yang lebih kompleks, nilai historis Rafael Leao per 30 Juni 2025 € 49,5 juta, angka ini juga termasuk denda yang dibayarkan AC Milan untuk menyelesaikan perselisihan yang telah berlangsung antara dia dan Sporting Lisbon.
Nilai residunya pada tanggal yang sama adalah € 16,8 juta, angka yang pada tanggal 30 Juni 2026 telah turun menjadi € 11,2 juta.
Berkat dana segar € 43 juta yang diterima AC Milan segera, keuntungan modal akan mencapai € 31,8 juta.
Baca Juga: Pakem AC Milan soal Yunus Musah, Adrien Rabiot, Luka Modric dan Ardon Jashari
Lebih lanjut, dampak positif dari penjualan ini juga akan meningkat karena biaya yang tidak perlu lagi ditanggung AC Milan untuk striker tersebut, lebih dari € 12,1 juta pada musim 2025-2026, termasuk gaji kotor dan amortisasi.
Ini adalah jumlah yang akan dihemat Rossoneri pada tahun keuangan 2026-2027, di samping keuntungan modal yang disebutkan di atas.
Secara keseluruhan, penjualan permanen akan memiliki dampak ekonomi positif € 43,9 juta untuk tahun keuangan yang dimulai pada 1 Juli 2026.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post