Saatnya AC Milan Bermain Rasional, Jadikan Luka Modric Supersub, Pilih Yunus Musah dan Ardon Jashari

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 13:07 WIB
DUO: Yunus Musah dan Ardon Jashari, dua gelandang AC Milan. (Istimewa)
DUO: Yunus Musah dan Ardon Jashari, dua gelandang AC Milan. (Istimewa)

 

LombokPost - Gelandang AC Milan Yunus Musah membalas kepercayaan Ruben Amorim dengan penampilan yang luar biasa di 3 pertandingan awal serie A. 

Dengan fisik yang kuat, Yunus Mudah menjadi pemain kunci AC Milan di lini tengah bersama Luka Modric atau pun Ardon Jashari.

Peningkatan yang luar biasa, setelah musim lalu Yunus Mudah dipinjamkan oleh AC Milan ke Atalanta, dan tak ditebus karena dianggap tidak cukup baik. 

Baca Juga: Pilihan AC Milan, Determinasi Ardon Jashari atau Visi Luka Modric

Gelandang AC Milan yang tampaknya mulai menurun adalah Luka Modric, betapa tidak usianya sudah 42 tahun. 

Dalam sistem dua gelandang vala Ruben Amprim, jarak yang harus ditempuh Luka Modric yang kini tak lagi muda tampak terlalu panjang.

Musim lalu AC Milan bermain dengan 3 gelandang, sehingga Luka Modric tak akan terlalu terekspos seperti saat bermain dengan 2 gelandang musim ini. 

Baca Juga: Lupakan Hasil Imbang Kontra Juventus, Saatnya AC Milan Tatap Laga Krusial Lawan Lazio

Apalagi AC Milan ingin bermain dengan pressing tinggi, sehingga sedikit saja terlambat mengambil posisi, lawan bisa langsung mengeksploitasi ruang yang ditinggalkan.

KERJA KERAS: Luka Modric menggiring bola dalam salah satu sesi latihan AC Milan. (Istimewa)
KERJA KERAS: Luka Modric menggiring bola dalam salah satu sesi latihan AC Milan. (Istimewa)

 

Dan hal itu beberapa kali terjadi saat menghadapi Juventus, bahkan juga kala AC Milan melawan Venezia. 

Permainan Luka Modric yang paling efektif justru terlihat saat menghadapi Torino, saat dia masuk ketika lawan sudah kelelahan secara fisik.

Baca Juga: Penampilan Perdana Diego Moreira Masih B Aja, Mungkin Ini yang Perlu Dilakukan AC Milan

Hal itu membuat Luka Modric bisa mengeluarkan kemampuan terbaik, membuat AC Milan mengontrol pertandingan dari gerak bola yang diarahkannya.

Itulah contoh peran yang tampaknya cukup ideal untuk pemain uzur yang satu ini, masuk di pari babak kedua, mengontrol tempo, menjaga penguasaan bola, dan memanfaatkan kualitas serta pengalamannya ketika lawan mulai kelelahan.

Mungkin ini saatnya menjadikan Luka Modric supersub, dan menyerahkan pada Yunus Musah juga Ardon Jashari untuk momen awal permainan AC Milan. 

Baca Juga: Christian Pulisic Mulai Tertutup Pesona Alphadjo Cisse, Ini Kata Pelatih AC Milan Ruben Amorim

Selanjutnya AC Milan akan menghadapi Lazio di Kota Roma.

Sejauh ini Lazio berhasil meraih poin sempurna dari 3 match yang sudah dijalani, sedangkan AC Milan meraih 7 point dari hasil 2 menang 1 imbang. 

SESI POTRET: Skuad AC Milan yang menghadapi Juventus. (Istimewa)
SESI POTRET: Skuad AC Milan yang menghadapi Juventus. (Istimewa)

 

AC Milan dalam misi wajib raih poin penuh jika ingin terus berada di jalur Scudetto, meski yang dihadapi adalah tim yang sedang on fire, Lazio. 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
yunus musah ac milan