Plus Minus Luka Modric Bersama AC Milan, Ruben Amorim Tahu Itu

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 08:41 WIB
ANDALAN: Luka Modric, pemain tengah AC Milan. (Istimewa)
ANDALAN: Luka Modric, pemain tengah AC Milan. (Istimewa)

 

LombokPost - Pelatih AC Milan Ruben Amorim melihat Luka Modric dari dua sisi. 

Dia mengerti kritik yang ditujukan pada pemain 41 tahun itu, bahwa Luka Modric tidak selalu punya energi untuk menekan di sana-sini.

Tapi di sisi lain, Luka Modric adalah tipe pemain yang mengendalikan permainan dan bola, dan itu dibutuhkan AC Milan. 

Baca Juga: Striker AC Milan Christopher Nkunku Bingung dengan Keputusan Klub Meminjamkannya ke RB Leipzig

Menurutnya, skuad AC Milan perlu belajar untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan bola.

Dan terkait itu, Luka Modric adalah pemain AC Milan yang memahami hal tersebut lebih baik daripada siapa pun.

Dengan memasang Luka Modric, mungkin AC Milan kehilangan sesuatu di satu sisi.

Baca Juga: AC Milan dan Bakat Muda yang Tak Pernah Habis: Alphadjo Cisse, Francesco Camarda, Christian Comotto

Tapi menurut Ruben Amorim, AC Milan juga mendapatkan kelebihan di sisi lain.

KERJA KERAS: Luka Modric menggiring bola dalam salah satu sesi latihan AC Milan. (Istimewa)
KERJA KERAS: Luka Modric menggiring bola dalam salah satu sesi latihan AC Milan. (Istimewa)

 

"Saya mengerti kritik itu, tapi kami perlu mengelola penguasaan bola dengan lebih baik dan Luka Modric membantu kami melakukan itu," tegas pelatih AC Milan berkebangsaan Portugal itu. 

Belakangan, Luka Modric yang kini tak lagi muda memang dikritik karena tak mampu menutup sejumlah ruang kosong. 

Baca Juga: AC Milan, Sporting Lisbon, dan Benfica

Pengkritik bahkan menyebut Ardon Jashari sebagai opsi yang lebih baik bagi AC Milan karena sang pemain mampu berlari terus mengejar bola yang dikuasai lawan. 

Tapi pengkritik agaknya lupa dan kini diingatkan Ruben Amorim, bahwa Luka Modric memberi ketenangan dan visi dalam penguasaan bola AC Milan. 

Dia mengatur tempo dan ritme bermain klub layaknya seorang dirigen dalam sebuah pertunjukan besar. 

Baca Juga: Francesco Camarda Masih Harus Sabar Menanti Kesempatan Diturunkan AC Milan untuk Membuktikan Diri

AGRESIF: Ardon Jashari, pemain yang berandil besar dalam film kedua AC Milan kontra Venezia, berkat solo run-nya yang mengakibatkan gol bunuh diri pemain lawan. (Istimewa)
AGRESIF: Ardon Jashari, pemain yang berandil besar dalam film kedua AC Milan kontra Venezia, berkat solo run-nya yang mengakibatkan gol bunuh diri pemain lawan. (Istimewa)

 

Sebuah hal yang tak bisa diberikan Ardon Jashari, karena memang dia bertipe berbeda dengan Luka Modric. 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Ruben Amorim Ardon Jashari ac milan luka modric