Pilih Mana AC Milan, Luka Modric atau Yunus Musah, Ini Kata Ruben Amorim

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 07:13 WIB
BERCANDA: Gelandang AC Milan Yunus Musah bermain dengan mesin pemotong rumput dalam sesi latihan klub. (Istimewa)
BERCANDA: Gelandang AC Milan Yunus Musah bermain dengan mesin pemotong rumput dalam sesi latihan klub. (Istimewa)

 

LombokPost - Luka Modric mendapat kritik, pemain 41 tahun itu dianggap tak lagi mampu jadi motor AC Milan di lini tengah. 

Terkait itu, pelatih AC Milan Ruben Amorim berbicara terkait Luka Modric yang belakangan seolah kehabisan bensin. 

“Kita harus menggunakan bola dengan sangat baik agar Luka merasa nyaman. Kalau pertandingannya jadi jual-beli serangan terus dengan semua orang lari panik, itu tidak cocok untuknya," tegas Ruben Amorim. 

Baca Juga: Diego Moreira the Best, Yunus Musah the Beast, AC Milan Dapat Pelajaran Berharga

Itulah alasan AC Milan mengubah pendekatan dengan memasukkan Yunus Musah di babak kedua dalam laga kontra Lazio.

AC Milan menurut Ruben Amorim butuh lebih banyak kecepatan di lini tengah.

"Saya juga berpikir Luka terlalu turun dekat ke bek tengah, membuat kami hanya punya empat pemain untuk memulai build-up dan opsi yang lebih sedikit di antara lini," tegas pelatih AC Milan berkebangsaan Portugal itu. 

Baca Juga: Saatnya AC Milan Sudahi Bongkar Pasang, Ini Nama-nama Terbaik yang Harus Dimainkan

Namun Ruben Amorim menegaskan timnya bisa bermain dengan Luka Modric seperti yang sudah skuad AC Milan tunjukkan di beberapa pertandingan terakhir.

KERJA KERAS: Luka Modric menggiring bola dalam salah satu sesi latihan AC Milan. (Istimewa)
KERJA KERAS: Luka Modric menggiring bola dalam salah satu sesi latihan AC Milan. (Istimewa)

 

"Tapi kami harus mendominasi penguasaan bola dan mengontrol permainan. Kalau jadi adu lari, itu tidak mungkin untuknya," tegas Ruben Amorim. 

Di lain pihak, Yunus Musah mengatakan, sangat menyenangkan mendengar pelatih bicara positif tentang dirinya, dan ini adalah awal musim yang bagus setelah tahun yang sulit sebelumnya. 

Baca Juga: Recap Pekan Keempat AC Milan Bersama Ruben Amorim

"Ruben Amorim punya ide yang jelas tentang peranku dan menempatkanku di posisi yang memungkinkanku mengekspresikan diri dengan terbaik. Tak banyak pelatih yang akan memilihku, jadi saya senang dia datang dan memberiku kesempatan ini," tegas Yunus Musah yang musim lalu dipinjamkan AC Milan ke Atalanta karena kalah bersaing dengan pemain lain. 

Yunus Musah menegaskan dia tahu apa yang dia mampu dan dirinya pernah melakukan hal-hal bagus sebelumnya.

"Tapi setelah satu musim tanpa main secara teratur, keraguan mulai muncul. Sungguh luar biasa punya pelatih yang masih ingat apa yang bisa saya lakukan. Sekarang saya harus terus seperti ini sampai akhir musim," tegas gelandang AC Milan yang tampaknya mulai menggeser peran Luka Modric itu. 

Baca Juga: Diego Moreira Luar Biasa, Buktikan AC Milan Tak Salah Berinvestasi € 50 Juta untuknya

"Banyak orang bilang beberapa tahun pertamaku gak berjalan baik, tapi saya mengalami banyak momen hebat. Kami menang Supercoppa dan finis kedua di Serie A di musim keduaku," Yunus Musah mengingatkan. 

Yang paling penting, kini Ruben Amorim punya ide yang sangat jelas, dan dia secara teratur berada di posisi yang tepat, yang memungkinkannya menghadap ke depan dan membaca permainan.

Terkait Luka Modric, Yunus Musah menegaskan, smua orang tahu dia adalah pemain hebat.

ANDALAN: Luka Modric, pemain tengah AC Milan. (Istimewa)
ANDALAN: Luka Modric, pemain tengah AC Milan. (Istimewa)

 

Baca Juga: Brace Diego Moreira Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Ini Kata Mario Gila yang Dulu Membela Lazio

"Pelatih memutuskan untuk menggantinya karena butuh kualitas yang berbeda, tapi Luka Modric tetap pemain fenomenal dan akan main banyak pertandingan musim ini," kata gelandang AC Milan berkebangsaan Amerika itu. 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post Online
Ruben Amorim yunus musah ac milan luka modric