Ini soal Yunus Musah,Adrien Rabiot, dan Luka Modric, AC Milan Pilih Mana

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 07:42 WIB
ASAH KEMAMPUAN: Pemain AC Milan Adrien Rabiot berlatih menendang bola. (Istimewa)
ASAH KEMAMPUAN: Pemain AC Milan Adrien Rabiot berlatih menendang bola. (Istimewa)

 

LombokPost - Mantan gelandang AC Milan Massimo Ambrosini meyakini Adrien Rabiot lebih maksimal jika dimainkan sebagai gelandang tengah. 

Oleh pelatih AC Milan Ruben Amorim, Rabiot terkadang dipasang lebih depan, tepat di belakang striker sebagai gelandang serang. 

"Dari dua peran yang diberikan Amorim kepada Rabiot, saya lebih menyukainya sebagai gelandang tengah karena dia membawa kepribadian dan menurut saya, menawarkan progresi bola yang lebih baik daripada Yunus Musah, yang memiliki kualitas berbeda," kata Massimo Ambrosini. 

Baca Juga: Tak Ada Waktu Bersantai, Skuad AC Milan Langsung Berlatih Jelang Laga Kontra Benfica

Massimo Ambrosini percaya, jika Adrien Rabiot dalam kondisi fit sepenuhnya, dia masih bisa memiliki kebebasan untuk masuk ke kotak penalti dari posisi yang lebih dalam.

Artinya, menempatkan Adrien Rabiot di posisi gelandang tak akan menghalanginya melakukan penetrasi ke kotak pinalti lawan. 

"Bagi saya, Adrien Rabiot dan Luka Modric adalah pasangan gelandang pilihan utama AC Milan," tegasnya memberi pandangan. 

Baca Juga: Pilih Mana AC Milan, Luka Modric atau Yunus Musah, Ini Kata Ruben Amorim

Menariknya, Adrien Rabiot memang bisa dimainkan lebih ke depan maupun sebagai gelandang tengah dalam sistem Ruben Amorim di AC Milan saat ini. 

BERCANDA: Gelandang AC Milan Yunus Musah bermain dengan mesin pemotong rumput dalam sesi latihan klub. (Istimewa)
BERCANDA: Gelandang AC Milan Yunus Musah bermain dengan mesin pemotong rumput dalam sesi latihan klub. (Istimewa)

 

Adrien Rabiot menawarkan kekuatan fisik plus penguasaan bola, juga pengalaman bagi lini tengah AC Milan. 

Sedangkan Luka Modric yang brlakangan disorot memberikan kontrol tempo dan kreativitas bagi lini tengah AC Milan. 

Baca Juga: Diego Moreira the Best, Yunus Musah the Beast, AC Milan Dapat Pelajaran Berharga

SENIOR: Luka Modric, gelandang andalan AC Milan. (Istimewa)
SENIOR: Luka Modric, gelandang andalan AC Milan. (Istimewa)

 

Yunus Musah punya karakter berbeda, di punya kelebihan terutama dalam hal daya belajar atau mobilitas dan energi yang seolah tak ada habisnya. 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post Online
Massimo Ambrosini adrien rabiot yunus musah ac milan luka modric