LombokPost - Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan, setiap pelatih pasti memiliki gambaran tentang seperti apa susunan sebelas pemain terbaiknya.
Namun, kemudian muncul masalah, bahwa tidak mungkin bersaing untuk memenangkan Liga Eropa dan gelar domestik hanya dengan 11–14 pemain saja.
"Jadi, sulit bagi saya untuk mengatakan bahwa kami memiliki susunan sebelas pemain terbaik," kata Ruben Amorim.
Baca Juga: Owner AC Milan Ingin Beli Klub Arab Saudi Tempat Christiano Ronaldo Mencari Nafkah
Baginya bertumpu pada 11 pilihan utama bukanlah sebuah gagasan bagi AC Milan.
Ia ingin skuad AC Milan yang diasuhnya memiliki identitas jelas, di mana semua pemain mampu menjadi bagian dari tim tanpa kehilangan banyak kualitas.
"Tentu saja, saya memiliki gambaran mengenai pemain mana yang ingin saya pilih untuk pertandingan tertentu," tegas pelatih AC Milan berkebangsaan Portugal itu.
Baca Juga: Prediksi Lengkap Starting XI AC Milan Menghadapi Benfica
Hal ini menunjukkan, bagi Ruben Amorim, rotasi skuad AC bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan.
Ruben Amorim ingin membangun tim yang tidak bergantung pada segelintir pemain, dan setiap pemain harus siap tampil dan mampu mempertahankan kualitas permainan ketika mendapat kesempatan.
Targetnya jelas, memiliki identitas permainan yang kuat, bukan sekadar sebelas pemain utama.
Baca Juga: Pelatih AC Milan Ruben Amorim Bawa-bawa Nama Arsenal, Role Model atau Justifikasi
Kini, jelang menghadapi Benfica, sejumlah pihak sudah menduga-duga nama pemain yang akan dipasang AC Milan.
Komposisinya tak akan jauh beda dengan skuad saat AC Milan bermain imbang dengan Lazio.
Yang kemungkinan diganti dari susunan starting XI itu adalah bek sayap kiri Pervis Estupinan dicarangkan, yang diturunkan Diego Moreira.
Baca Juga: Angin Segar AC Milan Sedang Berhembus ke Arah Christian Pulisic dan Diego Moreira
Kemudian Luka Modric di tengah diganti Yunus Musah, dan Ruben Loftus-Cheek di belakang striker diganti Christian Pulisic.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post