LombokPost - Pelatih AC Milan Ruben Amorim tidak akan terikat dengan satu komposisi tetap.
Ruben Amorim tampaknya akan terus membuat perubahan berkelanjutan pada komposisi pemain AC Milan.
Hal itu dibuktikan pada laga Liga Eropa AC Milan vs Benfica Ruben Amorim menampilkan banyak pemain baru yang berbeda dengan skuad laga sebelumnya saat menghadapi Lazio.
Baca Juga: Tujuan Ruben Amorim Bersama AC Milan Adalah Menang dan Menang
Dengan berani Ruben Amorim merotasi sejumlah pemain, misalnya Mario Gila digantikan Filipo Terracciano di lini belakang.
Maju ke sektor wingback kiri AC Milan, Davide Bartesaghi yang dipasang, bukan Pervis Estupinan atau Diego Moreira.
Di tengah, Ardon Jashari yang dipasang untuk berduet dengan Yunus Musah, bukan Adrien Rabiot atau Luka Modric.
Baca Juga: Hadapi AC Milan, Benfica Istirahatkan Sejumlah Pemain Kunci
Di depan, sebagai bagian dari dia gelandang serang ala AC Milan, ada Omari Hutchison yang dipasang sejak menit awal, bertandem dengan Alphadjo Cisse.
Sayangnya rotasi pemain ala Ruben Amorim ini tak berbuah manis saat menghadapi Benfica.
Bermain di kandang sendiri, AC Milan malah dipermalukan 0-2 oleh tamunya yang berasal dari Portugal.
Baca Juga: Bongkar Pasang Ala Ruben Amorim Berlanjut, AC Milan Siapkan Nama-nama Kejutan
Dengan hasil minor ini, akankah Ruben Amorim mulai berpikir soal mematenkan nama-nama terbaik yang akan rutin diturunkan, atau terus bersikeras melakukan rotasi di setiap pertandingan.
Sebuah ide yang bisa mengorbankan potensi padinya skuad, karena terus bermain dengan nama-nama yang berbeda.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post Online