LombokPost - Pelatih AC Milan Ruben Amorim memberikan jawabannya atas sejumlah pilihan starting XI yang dipertanyakan saat menghadapi Benfica.
Di lini tengah, alih-alih mendustakan Adrien Rabiot dengan Yunus Musah, Ruben Amorim malah memasang Ardon Jashari sejak menit pertama AC Milan vs Benfica.
"Simpel saja, Adrien Rabiot baru saja selesai bermain 90 menit pertamanya (kontra Lazio) dan kita tak tahu seberapa lama dia bisa main malam ini," dalih pelatih AC Milan tersebut.
Baca Juga: Rui Costa Datang, AC Milan Tumbang, Benfica Menang
Di laga kontra Lazio, Adrien Rabiot mencatatkan 1 assist yang dituntaskan pemain AC Milan lainnya Diego Moreira.
Satu lagi pemberi assist yang juga dituntaskan Diego Moreira adalah Christian Pulisic, yang sayangnya juga tak diturunkan sebagai starter oleh AC Milan.
"Sama juga buat Christian Pulisic, yang main 45 menit di Roma (kontra Lazio). Kalian tahu sendiri riwayat cederanya, jadi kita harus hati-hati," alibi Ruben Amorim.
Baca Juga: Lagi, Ruben Amorim Utak-Atik Starting XI AC Milan, Hasilnya Kalah 0-2 dari Benfica
Semakin aneh, Diego Moreira yang mencetak 2 gol juga tak jadi bagian dari starting XI AC Milan vs Benfica yang berakhir dengan kekalahan 0-2.
"Diego Moreira ada urusan pribadi dan tak latihan bersama tim selama dua hari," jelas Ruben Amorim yang saat AC Milan digebuk Benfica lebih memilih Davide Bartesaghi.
Soal masalah serangan AC Milan, bagi Ruben Amorim, ini bukan soal satu atau dua pemain, skuad harus berkembang sebagai tim.
Baca Juga: Tujuan Ruben Amorim Bersama AC Milan Adalah Menang dan Menang
Ditanya soal formasinya, Ruben Amorim menegaskan akan terus membuat perubahan.
"Kita baru kerja bersama dua bulan, dan pasti akan menemukan solusi agar bisa beradaptasi. Kita harus menemukan cara main kita, tapi kita juga harus memenangkan pertandingan. Saya siap buat beradaptasi," tegas pelatih AC Milan yang pernah membela Benfica itu.
Terkait kekalahan AC Milan, mantan pelatih Fabio Capello menegaskan, jika bermain tanpa Adrien Rabiot dan Christian Pulisic, lalu memilih Omari Hutchinson dan Alphadjo Cisse, yang tidak bisa melewati pemain atau menusuk ke belakang pertahanan, semuanya jadi susah.
Baca Juga: Hadapi AC Milan, Benfica Istirahatkan Sejumlah Pemain Kunci
"Ruben Amorim berbicara soal pressing dan rebut bola di ke depan. Benfica agresif, tapi kita tak meliat itu sama sekali dari AC Milan malam ini," kritiknya.
"Tidak ada yang baru dari AC Milan ini. Masalah di belakang masih besar. Mereka gagal lolos ke Liga Champions karena tak bisa bertahan, dan itu terlihat lagi tiap kali Benfica melakukan serangan balik, klub tak menemukan keseimbangan yang pas di belakang," tegas mantan pelatih yang pernah mempersembahkan piala Liga Champions bagi AC Milan itu.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post