LombokPost - Manajer Arsenal Mikel Arteta, tidak dapat menyembunyikan kekecewaan mendalam usai timnya menelan kekalahan perdana musim ini. Bertandang ke markas Brighton di Amex Stadium pada Sabtu lalu, Meriam London harus pulang dengan kepala tertunduk setelah kalah telak tiga gol tanpa balas. Hasil buruk ini sekaligus menghentikan tren positif Arsenal yang tampil mengesankan dalam beberapa laga sebelumnya.
”Sangat kecewa. Namun pertama-tama kami harus memberi selamat kepada Brighton atas kemenangan ini karena mereka memang layak bertanding lebih baik,” ujar Mikel Arteta.
Dalam sesi konferensi pers, Mikel Arteta menyoroti kegagalan para pemain Arsenal dalam menjalankan hal-hal mendasar di lapangan. Punggawa Arsenal dinilai sangat lemah dalam memenangi duel bola pertama maupun bola liar di area permainan sendiri. Ketidakmampuan Arsenal keluar dari tekanan man-to-man lawan membuat kontrol permainan sepenuhnya dipegang oleh Brighton.
Baca Juga: Arsenal Dibantai Brighton 0-3, Ezri Konsa Buka Suara dan Enggan Cari Alasan
Mikel Arteta menyebut kekalahan telak dari Brighton sebagai pelajaran yang sangat berharga bagi anak asuhnya. Persaingan ketat di Liga Inggris menuntut konsistensi tinggi pada setiap aspek pertandingan tanpa terkecuali. Ketika momen mendominasi laga gagal dimaksimalkan, Arsenal harus membayar mahal kesalahan tersebut dengan kebobolan tiga gol.
”Kekalahan dari Brighton ini adalah pelajaran besar bagi kami tentang apa yang dibutuhkan untuk menang di level tertinggi,” tegas Mikel Arteta.
Meski terpukul dengan hasil buruk di markas Brighton, Mikel Arteta enggan melupakan pencapaian positif Arsenal di awal musim. Kesiapan skuad Arsenal sempat diuji lantaran 18 pemain baru kembali dari tugas World Cup secara bertahap. Pencapaian Arsenal yang mampu tampil kompetitif dalam enam hingga tujuh pekan terakhir tetap mendapat apresiasi tinggi dari sang manajer.
Baca Juga: Arsenal Tumbang 0-3 di Markas Brighton, Mikel Arteta Minta Pemain Rasakan Kepedihan
”Hasil ini tidak akan menghapus apa yang telah dilakukan tim dalam beberapa pekan terakhir sejak kembali dari World Cup,” kata Mikel Arteta.
Jadwal padat berupa empat laga tandang beruntun dalam waktu singkat diakui Mikel Arteta menjadi tantangan tersendiri bagi Arsenal. Namun, hal tersebut tidak mengurangi rasa kecewa seluruh anggota tim atas hasil buruk di Amex Stadium. Arteta menegaskan bahwa setiap laga di Liga Inggris selalu menyajikan tingkat kesulitan yang amat tinggi.
Kini, Mikel Arteta mengalihkan fokus penuh untuk mengevaluasi setiap detail kekalahan Arsenal sebelum melakoni laga berikutnya melawan Leeds United. Tim pelatih bertekad memperbaiki kelemahan lini permainan agar Arsenal bisa kembali ke jalur kemenangan. Kekalahan dari Brighton menjadi pengingat penting bagi Arsenal untuk terus menjaga standar tinggi permainan mereka.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Arsenal.com